SuaraSulsel.id - Muh Ikram (11), siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Makassar dilaporkan tewas setelah tersengat listrik di rumah temannya di Jalan Mura Baru, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sabtu (5/11/2020).
Saat itu korban hendak bermain di rumah temannya dan naik ke lantai dua. Singkat cerita, suara ledakan kecil terdengar lalu teman korban datang dan kaget melihat korban seperti dalam keadaan pingsan teman korbanpun memanggil ayahnya, Alimuddin (43).
Alimuddin ikut kaget melihat korban yang sudah tidak bergerak dan dalam kondisi tengkurap di lantai dua rumahnya, jasad korban pun ditarik dan dijauhkan dari dinding rumah yang diduga tempat korban tersengat listrik.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhy Supriadi, mengungkapkan pada saat evakuasi korban, Ibu Korban juga ada di tempat kejadian.
"Ibu korban pun juga datang. Mereka pun mengambil selang dan mengikat di kaki korban Ikram lalu ditarik. Hal itu dilakukan karena tubuh korban masih dialiri listrik," kata Edhy seperti dikutip dari kabarmakassar.com - jaringan Suara.com.
Berharap korban masih bisa diselamatkan Alimuddin pun lekas membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar.
Namun, nahas siswa SD Makassar ini pun tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Daya Makassar.
Ibu korban, Marlina (44) yang juga berada di RSUD tidak kuasa melihat kepergian anaknya secara tragis, kemudian korban pun dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan.
Edy menuturkan korban dinyatakan meninggal dunia dan sudah dibawa kembali dari RSUD Daya ke rumah orang tua korban.
Baca Juga: Viral Video Pemain Hadroh Kesetrum Berjemaah: Mik Dilempar, Acara Bubar
"Kejadian ini sudah di tangani oleh Polsek Tamalanrea dan TKP sudah disterilkan oleh petugas PLN," pungkas Kompol Edhy Supriadi.
Berita Terkait
-
Pertunjukkan Hadroh Heboh usai Pemainnya Kesetrum Berjamaah, Jadinya Begini
-
Viral Video Pemain Hadroh Kesetrum Berjemaah: Mik Dilempar, Acara Bubar
-
Pemkot Makassar Bikin Kendaraan Wisata dari Daur Ulang Mobil Bekas
-
Pj Wali Kota Makassar Harus Berani Sanksi Camat Mamajang dan Ka Puskesmas
-
Retribusi Sampah Kota Makassar Disebut Ladang Korupsi Oknum Camat dan Lurah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK
-
Foto Terakhir di KM Nurul Salsa: Kakek 80 Tahun Rela Melepas Pelampung Demi Sang Cucu
-
Hoaks atau Fakta? Surat Bupati Gowa Minta Mediasi Gubernur Sulsel
-
Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa
-
17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?