SuaraSulsel.id - Belakangan ini muncul ustaz atau penceramah yang dianggap ahli agama namun memberikan pernyataan yang kasar. Hal itu dianggap melenceng dari persepsi atau frame seorang ulama atau ahli agama Islam.
Yang menjadi pembicaraan akhir-akhir ini adalah Rizieq Shihab yang menurut silsilah, ia merupakan keturunan Nabi Muhamad SAW. Namun kata-katanya yang keras dan mengandung provokasi banyak pihak yang tidak suka.
Dilansir dari Hops.id media jaringan Suara.com, Akademisi Universitas Indonesia Ade Armando menyebut, sebenarnya ada beberapa nama lain yang wajib diwaspadai selain Rizieq Shihab. Menurut dia, nama-nama itu tak kalah bengis saat melontarkan pernyataan, serta tak kalah menebarkan kebencian di ruang publik.
Menurut Ade Armando, selain Habib Rizieq, ada sejumlah nama-nama lain yang patut diwaspadai. Salah satunya, kata Ade, adalah pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad.
“Ustaz Maheer At Thuwailibi yang kemarin juga sama kasarnya, sama agresifnya, kita juga tahu ada nama Ustaz Zulkarnain, lalu Ustaz Abdul Somad yang pernah bilang di dalam salib ada setan,” katanya.
Atas sejumlah nama tersebut, Ade Armando kemudian meminta agar nama-nama di atas, termasuk Rizieq Shihab harus dibersihkan. Dalam artian, kata dia, mereka tidak boleh lagi mengajarkan umatnya untuk menghina agama orang lain.
Dalam hal ini, Ade mengaku sangat sedih jika melihat sikap Majelis Ulama Indonesia. Sebab MUI seolah bungkam menghadapi sosok-sosok seperti Habib Rizieq dan kawan-kawannya.
“Kalau saja MUI berani bicara keras, keras dalam artian ya harus diingatkan dong, bahwa Rizieq Shihab kok masa di acara maulidan ngomong 'lonte'. Anda boleh marah, tapi Anda harus jaga kata-kata Anda, karena Anda mewakili ulama di Indonesia,” katanya.
Aksi Nikita Mirzani
Baca Juga: Dari Banten hingga Medan, Ramai-ramai Menolak Habib Rizieq
Pada kesempatan itu, Ade Armando justru mengagumi keberanian selebriti Nikita Mirzani yang terang-terangan meladeni Habib Rizieq. Sampai kemudian, artis yang dikenal nyablak dan seksi itu banjir dukungan dari sebagian publik.
Hal itu pula yang tidak keluar dari politisi lain, selebriti lain, dan orang-orang yang punya pengaruh di negeri ini ketika menghadapi Rizieq Shihab. Diam.
“Saya kagum. Sebenarnya begini, orang tuh menjadi sangat kagum dan sangat mengeluh-eluhkan Nikita karena saya percaya ada jutaan orang yang punya perasaan yang sama mengenai Rizieq, soal pulangnya Rizieq, dan bikin keributan.”
“Banyak orang yang bilang, kenapa sih dia enggak di Arab lagi, kita tenang tanpa ada Rizieq, pas dia pulang bikin macet, ulah dan sebagainya. Dan tiba-tiba ada seorang Nikita yang sembarangan menyebut Rizieq sebut tukang obat.”
“Seperti mewakili banyak orang, dan orang lain tidak mau melakukannya, seperti banyak selebriti lain diam saja, politisi juga diam saja,” kata Ade.
Berita Terkait
-
Muncul Klaster Kerumunan Habib Rizieq, 77 Orang Positif Covid-19
-
Kedatangan Habib Rizieq Shihab Ditolak di Medan hingga Banten
-
Viral! Laskar Pendekar Banten Minta Maaf ke Habib Rizieq
-
Demonstrasi Tolak Kedatangan Habib Rizieq Shihab, dari Medan hingga Banten
-
Gibran dan Rizieq Sama-Sama Langgar Protokol Kesehatan, Ini Perbedaannya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar