SuaraSulsel.id - Jalan Trans Papua di Papua diblokade pendemo dan massa, Kamis (1/10/2020). Polisi pun melelaskan tembakan.
Aksi ini sebagai aksi pembakaran kantor Disnaker Keerom. Selain itu kantor bupati pun dirusak.
Hal itu diceritakan Kapolres Keerom AKBP Joko Mujiono. Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke massa saat membuka blokade di sepanjang jalan Trans Papua.
"Tembakan peringatan yang disertai dengan gas air mata dikeluarkan guna membubarkan massa hingga ruas jalan tersebut kembali dapat dilalui," kata Kapolres Keerom AKBP Joko saat dihubungi, Jumat sore.
Massa saat itu berupaya menghalangi petugas yang hendak membuka blokade yang didirikan mereka di sepanjang ruas jalan tersebut dengan melempari anggota.
Saat itu mereka juga membawa aneka senjata tajam dan senjata tradisional seperti panah dan saat diminta mundur berupaya melawan sehingga anggota mengeluarkan tembakan peringatan, jelas Joko.
AKBP Joko yang dihubungi dari Jayapura mengaku saat ini situasi kamtibmas sudah berangsur kondusif dan empat orang diamankan untuk diperiksa penyidik.
Keempat orang itu adalah AS, RAM, JD, dan RM sedang diperiksa secara intensif guna memastikan sejauh mana keterlibatan mereka dalam kerusuhan di Arso setelah pengumuman hasil tes CPNS.
Saat ini 400 personel Polri disiagakan untuk mengantisipasi berbagai perkembangan di wilayah Polres Keerom, kata AKBP Joko.
Baca Juga: Amnesty Ungkap Lokasi Penembakan Pendeta Yeremia oleh Diduga TNI di Papua
Kamis (1/10/2020) massa yang gagal dalam tes CPNS melakukan perusakan terhadap kantor Bupati Keerom dan membakar kantor Disnaker di Arso. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan