SuaraSulsel.id - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Gowa Andi Aslam Patonangi yang dikukuhkan Gubernur Sulsel minggu lalu, mulai berkantor hari ini.
Hari pertama mengisi jabatan tersebut, Aslam terlebih dulu bersilaturahmi dengan jajaran Forkopimda, SKPD, Kabag, dan Camat Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Agar terjalin kerjasama dan koordinasi yang baik, khususnya jelang Pilkada 2020.
"Saat ini kita akan menggelar Pilkada dan saya bersama Forkopimda Gowa ingin pelaksanaan tahapan Pilkada bisa tetap kondusif. Menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19," ungkap Aslam usai memimpin Rapat Koordinasi dengan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (28/9).
Menurutnya masa kampanye seluruh calon kepala daerah telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020. Mengatur teknis bagaimana dalam melakukan kampanye di masa pandemi.
Apalagi Kabupaten Gowa telah memiliki Perda Wajib Masker yang didalamnya ada payung hukum. Sehingga ada sanksi yang mengatur.
"Ini yang kemudian akan terus kita sosialisasikan bersama Forkopimda karena ada sanksi. Kita tidak mau masyarakat terkena sanksi, yakin semua dilakukan hanya satu tujuan yaitu melindungi masyarakat. Agar penularan Covid-19 tidak terus bertambah. Sehingga harus ada aturan supaya masyarakat bisa berperilaku disiplin," jelas mantan Bupati Pinrang dua periode itu.
Ia berharap, aturan dan perda ini tidak dilanggar. Agar saat masa kampanye, situasi kamtibmas Gowa bisa tetap kondusif. Dengan mematuhi protokol kesehatan, serta tidak ada klaster baru dalam penularan Covid-19 di Gowa.
"Mari kita sama-sama menjaga Gowa tetap kondusif dan jangan lupa gunakan hak pilih pada Pilkada nanti untuk meningkatkan partisipasi pemilih," pungkasnya.
Sebelumnya, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Aslam Patonangi dikukuhkan sebagai Penjabat sementara (Pjs) Bupati Gowa, Sabtu (26/9).
Baca Juga: Masuk Masa Kampanye, Bawaslu Awasi Ketat Kegiatan Anggota DPR di Masyarakat
Andi Aslam Patonangi dikukuhkan langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Ruang Utama Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman Makassar.
Mantan Bupati Pinrang 2 Periode (2009-2014, 2014-2019) ini akan menjabat sebagai Pjs Bupati Gowa selama 71 hari, Mulai tanggal 26 September hingga 5 Desember mendatang.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam sambutannya berharap para Pjs Bupati ini untuk menjalankan pemerintahan dengan profesional dan menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani.
"Saya minta segera berkoordinasi dengan Forkompinda untuk bersama-sama melakukan hal-hal prioritas. Kunci keberhasilan adalah koordinasi dengan semua jajaran tanpa terkecuali. Kita harus jaga solidaritas dangan tokoh agama ada dan semua pihak," ujar Nurdin.
Nurdin juga meminta agar para Pjs Bupati bisa mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar pada 9 Desember mendatang. Agar bisa berjalan aman, lancar dan sehat.
"Tugas sebagai Pjs adalah Pilakda menjadi perhatian kita. Saya berharap tugas pokoknya kita mengawal pelaksanaan Pilkada, menjaga netralitas, tidak berpihak pada siapa pun. Supaya kita bisa ciptakan Pilkada yang aman dan damai, ini penting sekali. Tahapan Pilkada juga betul-betul dikawal sesuai ketentuan dan protokol Kesehatan secara ketat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
Terkini
-
5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
-
Dituduh Masuk Angin, Ini Janji Tegas Kajari Lutim Terkait Korupsi Seragam dan Ambulans
-
Gila! Harga Tiket Pesawat Makassar-Jakarta Tembus Rp6 Juta
-
Begal Mantan Istri, Pria di Jeneponto Tersungkur Kena Timah Panas
-
'Anak Kami Diracuni' 173 Siswa-Guru Keracunan Makan Bergizi Gratis, Orang Tua Ngamuk