SuaraSulsel.id - Saat ini, setidaknya ada 175 kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di berbagai titik di Kota Makassar. Namun, 10 persen diantaranya tidak bisa berfungsi dengan baik.
“Benar ada beberapa CCTV kita rusak,” kata Kepala UPTD War Room Kota Makassar, Yamlikh Azikin membenarkan hal ini, Kamis, (20/8/2020).
Salah satunya yang tidak bisa maksimal adalah CCTV di Jalan Nuri. Azikin menilai kondisi kerusakaan alat tersebut tak bisa dihindari lantaran perangkat sudah cukup usang.
“Pengadaan alat yang rusak itu 5 tahun lalu,” kata dia, melansir Terkini.id (jaringan Suara.com).
Ia juga menyampaikan, spesifikasi kamera yang digunakan merupakan kamera dengan kualitas yang baik. Ia mengklaim, gambar tidak akan pecah meski diperbesar hingga 100 meter.
“Daya jangkaunya, yang paling kecil itu bisa zoom sampai 100 meter dan bisa melihat plat kendaraan,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengatakan kualitasnya akan menurun. Selain itu, file akan terhapus jika lebih dari satu pekan. Hal itu mengingat keterbatasan memori yang ada.
“Merekam 24 jam dan menyimpan sampai 7 hari hari. Namun hasil rekaman berbeda dengan yang live. Jadi kalau rekaman pasti pecah, tapi kalau lagi live tidak,” jelasnya.
Sebelumnya, terkait adanya peristiwa tabrak lari di Jalan Dato Museng menelan korban atas nama Ade Yudha. Pihak keluarga korban mengeluhkan kualitas kamera CCTV yang buruk sehingga menyulitkan pengungkapan pelaku.
Baca Juga: Ada 448 Ton Amonium Nitrat di Kepri, Jika Meledak Bisa Tenggelamkan Karimun
“Kualitas CCTV milik pemerintah kota jika diperbesar akan pecah. Kamera milik rumah makan jauh lebih baik,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
CCTV Simpang Jalan Dicurigai Tak Berfungsi, Begini Kata Diskominfo Makassar
-
Geger Temuan Bayi Lengkap Bersama Ari-ari di Denpasar, Polisi Kejar Pelaku
-
Beredar Akun Palsu Wali Kota Makassar, Rudy Minta Warga Waspada
-
Kronologis Bayi Mungil Terlindas Mobil saat Main Sepeda Akhirnya Tewas
-
Main Sepeda di Jalan, Balita Tewas Terlindas Mobil, Pelaku Kabur
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Kualitas Udara Terus Memburuk, Sekolah di Sulsel Terancam Diliburkan
-
SK Pemberhentian Bupati Gowa di Tangan Gubernur Sulsel, Ini Tahapan Berikutnya
-
Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
-
Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan