Muhammad Yunus
Minggu, 15 Februari 2026 | 17:22 WIB
Suasana menyambut perayaan Imlek di Kota Makassar, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Polrestabes Makassar menyiagakan 300 personel untuk mengamankan perayaan Imlek tahun 2026 yang berlangsung meriah.
  • Pengamanan fokus pada klenteng dan lokasi pertunjukan barongsai menjelang Imlek dan menjelang Ramadan.
  • Polisi juga menyiapkan operasi khusus Ramadan, termasuk melarang kegiatan Sahur on The Road demi ketertiban.

SuaraSulsel.id - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek t tahun 2026, suasana Kota Makassar mulai semarak.

Deretan lampion merah menghiasi kawasan pecinan, ornamen khas Tiongkok tergantung rapi di sepanjang jalan, dan pusat-pusat perbelanjaan turut memajang dekorasi bernuansa merah dan emas.

Di sejumlah klenteng, persiapan ibadah dilakukan dengan khidmat, sementara panggung-panggung untuk pertunjukan barongsai mulai berdiri.

Kota Angin Mammiri tampak siap menyambut Imlek dengan meriah.

Di tengah kemeriahan tersebut, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar memastikan pengamanan maksimal selama perayaan Imlek sekaligus menjelang bulan suci Ramadan.

Sebanyak 300 personel disiagakan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan ratusan personel itu akan disebar di sejumlah titik strategis. Terutama di klenteng-klenteng yang menjadi pusat perayaan.

"Jumlah personel seperti biasa ada 300 orang yang dikerahkan. Nanti kita tempatkan di beberapa klenteng," ujar Arya.

Ia mengatakan pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi ibadah, tetapi juga pada titik-titik pertunjukan barongsai yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek.

Baca Juga: Selebgram Makassar Terseret Video Asusila dan Whip Pink, Polisi Kejar Penyebar

Polisi telah memetakan lokasi-lokasi yang akan menjadi pusat keramaian.

"Kita sudah siapkan pengamanan di titik-titik yang ada barongsai," tuturnya.

Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga Tionghoa yang merayakan Imlek maupun masyarakat umum yang turut menikmati kemeriahan suasana kota. Seperti diketahui, Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada 17 Februari 2026 dan menandai dimulainya Tahun Kuda Api dalam kalender Tiongkok.

Dalam siklus astrologi Tiongkok, Tahun Kuda Api terakhir terjadi pada 1966.

Kombinasi shio Kuda dengan elemen Api dikenal sebagai simbol energi besar, keberanian, dan dinamika yang tinggi.

Kuda melambangkan kebebasan dan stamina, sementara Api bersifat yang aktif dan menyala. Perpaduan keduanya diyakini menghadirkan tahun yang bergerak cepat dan penuh tantangan.

Atmosfer Tahun Kuda Api sering dikaitkan dengan semangat mengejar ambisi, keberanian mengambil risiko, hingga dorongan kuat untuk berinovasi.

Tak sedikit yang memprediksi 2026 akan menjadi tahun dengan ritme yang intens, di mana masyarakat terdorong untuk bekerja lebih agresif dan adaptif terhadap perubahan.

Meski demikian, momentum pergantian tahun dalam kalender Tiongkok tetap menjadi fokus utama dalam menjaga stabilitas.

Polrestabes Makassar memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berlangsung aman dan kondusif.

Selain pengamanan Imlek, kepolisian juga mulai menyiapkan langkah antisipasi menjelang Ramadan.

Arya menyebut akan ada operasi khusus selama bulan puasa, termasuk pengamanan di masjid-masjid di seluruh wilayah Kota Makassar.

"Seperti biasa kami melakukan pengamanan di masjid-masjid. Nanti ada operasi khusus," kata Arya.

Ia menegaskan, pengamanan Ramadan akan difokuskan pada aktivitas ibadah seperti salat tarawih, serta kegiatan masyarakat lainnya yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat terkait larangan kegiatan Sahur on The Road.

"Enggak (boleh) ada Sahur on The Road. Kita akan melaksanakan patroli bersama-sama," tegasnya.

Larangan tersebut diberlakukan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban, termasuk konvoi kendaraan yang berujung balap liar atau gesekan antar kelompok.

Patroli rutin akan digelar guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali selama Ramadan.

Dengan pengamanan yang disiapkan untuk dua momentum besar keagamaan ini, Polrestabes Makassar berharap masyarakat dapat merayakan Imlek dan menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.

Di tengah gemerlap lampion, gema azan dan awal masa pra paskah bagi umat Kristen, Makassar menunjukkan wajah kota yang majemuk di mana perayaan berlangsung berdampingan dalam suasana aman dan penuh toleransi.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More