Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Selasa, 28 Juli 2020 | 12:14 WIB
Ilustrasi olahraga panjat tebing. [Shutterstock]

SuaraSulsel.id - Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid berbelasungkawa atas insiden tewasnya pemanjat tebing di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Muladi Aminuddin.

Putri mantan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu turut meminta pihak FPTI Sulsel segera mengevaluasi kejadian ini.

"Bu Ketum (Yenny Wahid) melalui Ketua 1 PP FPTI, telepon saya langsung dan minta kami untuk sesegera mungkin menyikapi kejadian hal ini agar tak terulang," kata Ketua FPTI Sulsel Imam Subekti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/7/2020).

Insiden ini terjadi di Taman Pakui, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Minggu (26/7/2020).

Baca Juga: Diminta Baca Alquran 30 Lembar, Remaja di Tapsel Jadi Korban Pencabulan

Kala itu, Muladi terjatuh dari dinding panjat atau wall climb.

Menurut informasi FPTI Sulsel, korban kecelakaan saat membersihkan alat yang masih terpasang di dinding panjat.

Muladi dikabarkan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Islam Faisal, Makassar.

"Atas nama pribadi dan organisasi, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah tersebut," ujar Imam.

Latihan Panjat Tebing

Baca Juga: Ada Musisi Bali Remehkan Covid-19, Hotman Paris Beri Sentilan Menohok

Imam menjelaskan kejadian ini berawal saat Muladi datang bersama dua orang anaknya untuk berlatih panjat tebing di Taman Pakui.

Load More