- Rafli tewas akibat tembakan di Lorong Al Markaz Makassar pada 27 September 2026 dini hari.
- Keluarga korban melaporkan kejadian penembakan tersebut kepada pihak kepolisian di Polsek Tallo dan Bontoala.
- Polrestabes Makassar sedang menyelidiki bentrokan antarkelompok warga yang menyebabkan kematian korban tersebut.
Dalam insiden tersebut, seorang warga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari dan meninggal dunia.
"Iya, pada pelaksanaannya terjadi insiden di mana ada salah seorang warga kita yang dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut dan meninggal dunia," ujar Arya, Minggu, 27 September 2026.
Arya mengatakan proses autopsi terhadap korban telah dilakukan. Sementara hasil pemeriksaan medis terkait penyebab kematian akan disampaikan oleh tim dokter yang menangani.
Polisi kini masih mendalami rangkaian kejadian tersebut. Termasuk mencari tahu siapa yang melepaskan tembakan hingga Rafli menjadi korban.
Baca Juga:Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu
Arya menegaskan polisi tidak akan tebang pilih dalam menangani kasus tersebut. Siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai hukum.
"Penyelidikan masih terus berjalan. Kami tegaskan tidak ada perbedaan penegakan hukum terhadap siapa pun pelaku yang melakukan tindakan pidana," ucap Arya.
Ia menegaskan penegakan hukum berlaku bagi semua pihak, baik masyarakat sipil maupun anggota Polri.
Apabila dalam penyelidikan ditemukan dugaan keterlibatan oknum anggota Polri, proses hukum tetap dilakukan secara transparan.
Namun saat ini penyidik masih mengusut bentrokan yang menewaskan pemuda tersebut.
Baca Juga:Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo
"Baik itu anggota Polri maupun masyarakat sipil, kalaupun ada tindak pidana tentu kita akan tindak secara tegas," kata Arya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing