- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram mutasi jabatan pada 30 Agustus 2026.
- Mutasi tersebut mencakup pergantian posisi lima kepala kepolisian resor di wilayah Sulawesi Selatan.
- Pergantian jabatan ini bertujuan untuk penyegaran organisasi serta pengembangan karier para perwira kepolisian.
AKBP Rise Sandiyantanti yang sebelumnya memimpin Polres Pelabuhan Makassar diangkat dalam jabatan baru sebagai Irbid Itwasda Polda Jawa Timur.
Posisi yang ditinggalkan Rise kemudian dipercayakan kepada AKBP Kaisar Reman Sambo.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolres Pelabuhan Makassar, Kaisar menjabat Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Bali.
Pergantian tersebut membuat kepemimpinan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar memasuki babak baru.
Baca Juga:Enam Pelaku Perundungan Siswi Tana Toraja Ditangkap
Sebagai salah satu wilayah strategis di Kota Makassar, Polres Pelabuhan memiliki peran penting dalam pengamanan aktivitas kepelabuhanan serta mobilitas masyarakat dan barang melalui kawasan pelabuhan.
Sementara itu, jabatan Kapolres Barru juga mengalami perubahan.
AKBP Ananda Fauzi Harahap yang sebelumnya menjabat Kapolres Barru diangkat ke posisi baru sebagai Wakil Direktur Intelijen Keamanan (Wadirintelkam) Polda Sulsel.
Jabatan Kapolres Barru selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Suryo Wibowo.
Sebelum mendapat amanah tersebut, Suryo menjabat Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga:Sekda Sulsel Pimpin Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Tana Toraja
Penunjukan sejumlah perwira baru ini membuat lima wilayah hukum di Sulsel akan memasuki periode kepemimpinan baru.
Selain pergantian pejabat, rotasi tersebut juga membawa pengalaman dan latar belakang tugas yang berbeda ke masing-masing wilayah.
Mutasi dan rotasi perwira tinggi maupun perwira menengah merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
Pergantian jabatan dilakukan untuk kebutuhan organisasi, pengembangan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing