- Harapan Setiawan alias Wawan tewas setelah dikeroyok massa di Desa Bahomakmur, Morowali, pada Minggu, 26 Juli 2026.
- Pria asal Sinjai tersebut dikeroyok massa karena diduga melakukan percobaan pencurian sepeda motor di depan minimarket.
- Kepolisian Resor Morowali saat ini sedang menyelidiki kasus pengeroyokan tersebut dengan memeriksa saksi dan rekaman video.
"Tidak ada dibilang pencuri atau berurusan dengan polisi. Dia sabar, baik," katanya.
Peristiwa yang berujung maut itu bermula saat Wawan mendatangi sebuah gerai Indomaret di Desa Bahomakmur. Saat itu ia disebut hendak membeli kanebo.
Usai berbelanja, Wawan sempat duduk di depan minimarket.
Di waktu yang hampir bersamaan, seorang perempuan datang berbelanja dan memarkir sepeda motornya di depan toko dengan kondisi kunci kontak masih tergantung.
Baca Juga:Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wawan kemudian menaiki sepeda motor tersebut. Ia sempat memutar kendaraan dan mencoba menyalakan mesin, namun motor tidak berhasil dihidupkan.
Setelah itu, motor didorong beberapa meter.
Tak lama kemudian, pemilik kendaraan keluar dari dalam minimarket. Melihat motornya berpindah, ia langsung berteriak meminta tolong.
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga di sekitar lokasi. Massa kemudian berdatangan dan mengejar Wawan.
Dalam upaya menyelamatkan diri, Wawan berlari masuk kembali ke dalam Indomaret dan berlindung di dekat area kasir.
Baca Juga:Sekolah Tertimbun Lumpur Tambang, DPRD Desak Investigasi: Ada Kelalaian Serius
Namun, menurut keterangan yang diperoleh, massa tetap masuk ke dalam toko. Wawan disebut sempat dipiting di bagian leher sambil dipukul sebelum akhirnya diseret keluar dari minimarket.
Aksi pengeroyokan terus berlanjut di depan toko. Jumlah warga yang berkumpul semakin banyak hingga memenuhi halaman Indomaret dan sebagian badan jalan.
Setelah mengalami luka-luka, Wawan akhirnya diamankan dan dibawa ke Klinik Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Karena kondisinya cukup parah, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sayangnya, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya. Wawan mengembuskan napas terakhir pada Minggu malam.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Sinjai.