- Seorang pria asal Sinjai berinisial S tewas dikeroyok massa di Morowali pada tanggal 25 Juli 2026.
- Polres Morowali menyelidiki kasus pengeroyokan tersebut serta dugaan pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh korban.
- Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan tiba di Kabupaten Sinjai pada hari Senin.
SuaraSulsel.id - Seorang pria asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, berinisial S (33) meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan massa di depan sebuah minimarket di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Sebelum menjadi sasaran amuk warga, S diduga mencuri sepeda motor di sekitar lokasi kejadian. Namun, kepolisian menegaskan dugaan pencurian tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu 25 Juli 2026 sekitar pukul 23.05 Wita itu kini ditangani Polres Morowali. Polisi tidak hanya mendalami dugaan pencurian sepeda motor yang dituduhkan kepada korban, tetapi juga menyelidiki aksi pengeroyokan yang berujung pada kematian pria tersebut.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) dan video yang beredar di media sosial menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi malam itu.
Baca Juga:Sekolah Tertimbun Lumpur Tambang, DPRD Desak Investigasi: Ada Kelalaian Serius
Dalam rekaman CCTV, pria berkaus hijau yang belakangan diketahui merupakan warga Kabupaten Sinjai itu tampak berada di area minimarket.
Keberadaannya diduga diketahui oleh pemilik sepeda motor yang sedang berada di sekitar pusat perbelanjaan tersebut. Teriakan pemilik kendaraan kemudian mengundang perhatian warga hingga kerumunan mulai berdatangan.
Dalam situasi terdesak, S terlihat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam minimarket. Namun, langkah itu tidak menghentikan warga yang terus mengejarnya.
Di dalam minimarket, korban tampak terpojok di area kasir. Sejumlah warga mengelilinginya sehingga ia tidak memiliki ruang untuk melarikan diri.
Tak lama kemudian, beberapa orang menggiring korban keluar dari dalam minimarket menuju halaman depan bangunan.
Baca Juga:Andi Sudirman Percepat Rehabilitasi, 4.000 Hektare Lahan Pertanian Sinjai Segera Dapat Air
Di lokasi itu, tas ransel yang dibawa korban digeledah oleh warga. Setelah pemeriksaan selesai, S terlihat berusaha memberikan penjelasan mengenai peristiwa yang dialaminya.
Namun, suasana berubah menjadi ricuh ketika salah seorang warga tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah wajah korban. Aksi tersebut kemudian memicu tindakan serupa dari orang-orang lain yang berada di lokasi.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan kembali masuk ke dalam minimarket. Akan tetapi upaya itu gagal setelah sejumlah warga menariknya keluar sebelum kembali melakukan pengeroyokan di depan minimarket.
Petugas Polsek Bahodopi yang menerima informasi kejadian segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban.
Dalam kondisi mengalami luka-luka serius, S dibawa ke Klinik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk mendapatkan pertolongan medis.
Karena kondisinya terus memburuk, korban kemudian dirujuk ke RSUD Bungku. Walau sempat menjalani perawatan intensif, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.