Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan

Sebanyak 79 narapidana kategori risiko tinggi (high risk) dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar ke Pulau Nusakambangan

Muhammad Yunus
Selasa, 21 Juli 2026 | 14:37 WIB
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan
Sebanyak 79 narapidana kategori risiko tinggi (high risk) dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar ke sejumlah lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Ditjenpas memindahkan 79 narapidana risiko tinggi dari Lapas Kelas I Makassar ke Pulau Nusakambangan pada Juli 2026.
  • Pemindahan dilakukan secara senyap dengan pengawalan ketat gabungan petugas untuk menjamin keamanan selama proses perjalanan berlangsung.
  • Kebijakan ini bertujuan mengoptimalkan sistem pembinaan dan memperketat pengamanan bagi narapidana berisiko tinggi di fasilitas supermaksimum.

SuaraSulsel.id - Sebanyak 79 narapidana kategori risiko tinggi (high risk) dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar ke sejumlah lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Operasi pemindahan dilakukan secara senyap dengan pengamanan berlapis.

Para narapidana diberangkatkan pada malam hari dalam kondisi tangan diborgol dan kepala ditutup demi alasan keamanan.

Pemindahan ini merupakan bagian dari kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperketat sistem pengamanan lembaga pemasyarakatan, sekaligus memastikan warga binaan ditempatkan sesuai tingkat risiko masing-masing.

Baca Juga:Bagaimana Mekanisme dan Dasar Regulasi Pencairan Dana Hibah Rp15 Miliar KONI Makassar?

Seluruh narapidana yang dipindahkan merupakan warga binaan dengan kategori risiko tinggi berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan Ditjenpas.

Mereka berasal dari berbagai kasus pidana dan dinilai memerlukan penempatan di lapas dengan tingkat pengamanan maksimal serta pola pembinaan yang lebih khusus.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, Mulyadi mengatakan pemindahan tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sekaligus meningkatkan efektivitas pembinaan bagi narapidana berisiko tinggi.

"Pemindahan narapidana risiko tinggi ke Nusakambangan merupakan bagian dari strategi penguatan sistem pengamanan pemasyarakatan," kata Mulyadi, Senin, 20 Juli 2026.

Ia menjelaskan sistem pemasyarakatan saat ini menerapkan penempatan narapidana berdasarkan tingkat risiko.

Baca Juga:Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang

Dengan pola tersebut, setiap warga binaan dapat menjalani program pembinaan yang disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat ancaman yang dimiliki.

"Langkah ini juga bertujuan menempatkan narapidana sesuai tingkat risikonya sehingga proses pembinaan dapat berlangsung lebih efektif, terukur, dan optimal," ujarnya.

Proses pemindahan berlangsung dengan pengawalan ketat sejak para narapidana dikeluarkan dari Lapas Kelas I Makassar hingga tiba di Nusakambangan. Operasi ini melibatkan Tim Pengamanan Intelijen (Pamintel) Ditjenpas, personel Korps Brimob Polri, serta petugas Lapas Kelas I Makassar.

Pengamanan dilakukan secara berlapis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama perjalanan, termasuk potensi upaya pelarian maupun gangguan keamanan lainnya.

Seluruh prosedur dijalankan sesuai standar operasional bagi pemindahan narapidana kategori risiko tinggi.

Mulyadi menegaskan keberhasilan operasi tersebut tidak lepas dari koordinasi lintas instansi yang terjalin selama proses pemindahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini