- Seorang suami berinisial FP menganiaya dan membakar istrinya berinisial FA di Kabupaten Bone pada 12 September 2026.
- Polisi menyatakan aksi kekerasan tersebut dipicu oleh rasa cemburu pelaku yang menduga korban memiliki hubungan dengan pria lain.
- Personel Resmob Polres Bone telah menangkap pelaku dan korban saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit.
SuaraSulsel.id - Seorang pria berinisial FP (30) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) tega menganiaya hingga membakar istrinya, FA (30).
Aksi kekerasan itu diduga dipicu rasa cemburu setelah pelaku mencurigai istrinya memiliki hubungan dengan pria lain.
Korban disebut mengalami kekerasan sebelum tubuhnya disiram bensin dan dibakar menggunakan korek api. Polisi kini telah mengamankan FP untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar mengatakan peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kos yang ditempati korban di kawasan Jalan Sambaloge Baru, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, Kota Watampone, Kabupaten Bone pada Sabtu, 12 September 2026.
Baca Juga:Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
Namun, kasus tersebut baru dilaporkan korban kepada polisi dua hari kemudian, yakni Senin, 14 September 2026, pagi.
"Korban dipukul sebelumnya, kemudian disiram bensin dan dibakar" ujar Rayendra, Selasa, 15 September 2026.
Ia mengatakan setelah menerima laporan, personel Resmob Polres Bone langsung bergerak mencari dan mengamankan terduga pelaku.
"Laporan dari korban diterima polisi pada Senin pagi. Setelah laporan diterima, personel Resmob langsung bergerak menjemput terduga pelaku. Sudah kita tangkap kemarin," kata Rayendra.
Berawal dari Kecurigaan
Baca Juga:Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
Polisi menduga aksi kekerasan tersebut bermula dari persoalan rumah tangga. FP disebut diliputi rasa cemburu karena mencurigai FA memiliki hubungan dengan pria lain.
Kecurigaan itu kemudian berujung pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut.
"Sesuai laporan sementara, pelaku cemburu karena menduga istrinya berhubungan dengan pria lain. Hingga keduanya ribut, cekcok dan terjadi penganiayaan," jelas Rayendra.
Dalam situasi tersebut, FP diduga melakukan kekerasan terhadap istrinya. Berdasarkan keterangan awal yang diterima polisi, korban mengaku beberapa kali dipukul hingga ditendang.
Kekerasan itu kemudian berubah menjadi tindakan yang jauh lebih brutal. FP disebut mengambil bensin, lalu menyiramkannya ke tubuh istrinya.
"Korban mengaku beberapa kali dipukul hingga ditendang. Lalu pelaku mengambil bensin dan menyiramkan istrinya kemudian membakarnya menggunakan korek," ungkapnya.