Hari Pertama Sekolah: Siswa Nangis, Mengantuk Hingga Usil Ganggu Teman

Beragam ekspresi menghiasi wajah-wajah siswa baru

Muhammad Yunus
Senin, 13 Juli 2026 | 15:58 WIB
Hari Pertama Sekolah: Siswa Nangis, Mengantuk Hingga Usil Ganggu Teman
Suasana MPLS hari pertama di Kota Makassar, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id\Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Ribuan siswa di Makassar memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada Senin, 13 Juli 2026, dengan berbagai kegiatan edukatif.
  • Dinas Pendidikan Sulsel menegaskan MPLS harus berlangsung ramah, tanpa perpeloncoan, serta bebas dari segala bentuk praktik perundungan siswa.
  • Pemerintah daerah memastikan pembelian seragam sekolah tidak wajib melalui koperasi dan menjamin seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan.

Erwin pun memastikan pemerintah terus berupaya agar tidak ada anak di Sulawesi Selatan yang putus sekolah akibat tidak tertampung di sekolah negeri.

Siswa yang belum memperoleh kursi di sekolah negeri akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

"Tidak boleh ada anak yang tidak sekolah. Yang belum tertampung di negeri akan kami cek datanya dan diarahkan ke sekolah swasta. Negeri dan swasta memiliki status yang sama," tegasnya.

Suasana MPLS hari pertama di Kota Makassar, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id\Lorensia Clara]
Suasana MPLS hari pertama di Kota Makassar, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id\Lorensia Clara]

Tak Ada Kewajiban Beli Seragam di Koperasi Sekolah

Baca Juga:Kejari Makassar Gerak Cepat Usut Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

Di tengah pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan pun menegaskan bahwa pembelian seragam melalui koperasi sekolah tidak bersifat wajib.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Erwin Sodding mengatakan pihaknya telah menelusuri polemik yang sempat mencuat terkait dugaan kewajiban membeli seragam di sekolah.

Hasil klarifikasi menunjukkan sekolah hanya menyediakan opsi bagi orang tua yang ingin memperoleh seragam dengan lebih mudah.

Menurut Erwin, penyediaan seragam melalui koperasi sekolah justru dimaksudkan untuk membantu orang tua agar tidak perlu mencari seragam ke berbagai toko.

Selain itu, sekolah juga memberikan keringanan pembayaran melalui sistem cicilan.

Baca Juga:6 Kepala Sekolah di Makassar Mengaku Jadi Korban Jual Beli Jabatan

"Kalau memang ingin mengambil di koperasi sekolah, sudah disiapkan. Bahkan diberikan relaksasi berupa pembayaran secara mencicil. Jadi ini bukan paksaan," ujarnya.

Ia menegaskan orang tua tetap memiliki kebebasan menentukan tempat membeli seragam. Mereka dapat membeli di luar sekolah, memilih toko lain, bahkan menggunakan seragam milik saudara atau keluarga yang masih layak pakai.

"Silakan membeli di mana saja. Mau ambil di koperasi sekolah silakan, belanja di luar juga silakan, atau menggunakan seragam yang masih layak pakai juga tidak masalah. Prinsipnya kami tidak ingin membebani orang tua," tegasnya.

Erwin menambahkan, persoalan yang sempat menjadi sorotan publik itu juga telah diklarifikasi bersama orang tua siswa.

Menurutnya, tidak ada kewajiban bagi peserta didik untuk membeli seragam melalui koperasi sekolah sebagaimana yang sempat beredar di masyarakat.

Sementara itu, pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah Sulawesi Selatan diisi dengan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif dan menyenangkan, seperti olahraga bersama, pengenalan lingkungan sekolah, organisasi kesiswaan, hingga penampilan ekstrakurikuler sebagai upaya membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan belajar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini