- Sebanyak 54.000 ibu hamil di Sulawesi Selatan mengikuti gerakan minum suplemen MMS secara serentak pada 9 Juli 2026.
- Kegiatan yang berlangsung di 302 lokasi ini bertujuan mencegah stunting melalui pemenuhan gizi esensial bagi ibu hamil.
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran gizi demi melahirkan generasi yang sehat.
"Gerakan Minum MMS secara serentak ini bukan hanya upaya untuk mencatatkan prestasi melalui Rekor MURI, tetapi yang lebih utama adalah membangun kesadaran kolektif bahwa pemenuhan gizi ibu hamil merupakan investasi bagi lahirnya generasi Sulawesi Selatan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Keberhasilan pembangunan kesehatan dimulai sejak masa kehamilan," ujarnya.
Kolaborasi Besar Cegah Stunting
Program ini melibatkan Tim Penggerak PKK, pemerintah kabupaten dan kota, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), organisasi profesi, hingga berbagai mitra pembangunan.
Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, bersama Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sulaiman, turut mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Baca Juga:Apa yang Menarik Warga Berkunjung ke Pameran Dekranas di Makassar?
Berdasarkan laporan seluruh daerah, pelaksanaan gerakan berlangsung lancar dengan tingkat partisipasi ibu hamil yang tinggi.
Hal tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan zat gizi mikro sejak masa kehamilan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap gerakan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan status gizi ibu hamil, mempercepat penurunan angka stunting, dan menyiapkan generasi yang sehat, unggul, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.