- Dokter Dyandra Parikesit menyatakan pola hidup tidak sehat memicu gangguan saluran kemih pada pria usia produktif di Indonesia.
- Pria usia 30 tahun perlu melakukan skrining reproduksi dan analisis sperma guna mendeteksi dini masalah kesuburan sejak awal.
- Pria usia 45 tahun ke atas wajib melakukan pemeriksaan fungsi ginjal serta prostat untuk mencegah penyakit serius nantinya.
Peningkatan kadar PSA dalam darah menjadi indikator awal adanya gangguan pada prostat, termasuk risiko tinggi terkena kanker prostat, bahkan jauh sebelum gejala fisik muncul.
Prosedur diagnostik noninvasif untuk mengukur volume, kecepatan pancaran, dan durasi keluarnya urin saat berkemih.
Hasil grafik dari alat uroflowmetry ini membantu dokter menentukan tingkat keparahan sumbatan pada saluran kemih yang umumnya disebabkan oleh Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau Pembesaran Prostat Jinak.
"Jangan menunda pemeriksaan urologi hanya karena merasa belum ada keluhan yang menyakitkan. Melakukan skrining sejak dini dapat membantu mempertahankan fungsi reproduksi, seksual, dan sistem ekskresi urin yang optimal hingga usia lanjut," kata Dyandra.
Baca Juga:7 Penyakit Ini Bisa Menyerang Jemaah Haji Setelah Tiba di Indonesia