Dugaan Rasisme dan Diskriminasi Seleksi Paskibraka, Begini Respons Pemprov Sulsel

Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Sulawesi Selatan menjadi sorotan publik

Muhammad Yunus
Senin, 25 Mei 2026 | 15:14 WIB
Dugaan Rasisme dan Diskriminasi Seleksi Paskibraka, Begini Respons Pemprov Sulsel
Akun resmi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar mengunggah pernyataan tertulis yang diduga bentuk respons terhadap proses seleksi Paskibraka di tingkat Pemprov Sulsel [SuaraSulsel.id/Akun instagram dppikotamakassar]
Baca 10 detik
  • Akun Instagram DPPI Kota Makassar merespons polemik pergantian peserta seleksi Paskibraka tingkat pusat di Sulawesi Selatan.
  • Cathlyn Yvaeni Lesmana digantikan Keisha Ratu Utami meskipun sempat mencatat nilai tes akademik yang sangat tinggi.
  • Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul, membantah adanya diskriminasi dan menyatakan proses seleksi dilakukan secara objektif oleh tim pusat.

Menanggapi polemik yang berkembang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Selatan, Bustanul menegaskan seluruh proses seleksi berjalan sesuai ketentuan.

Ia membantah adanya titipan maupun diskriminasi dalam penentuan peserta.

"Dari awal kami pastikan pelaksanaan seleksi utusan kabupaten/kota ke provinsi berjalan objektif dan transparan. Tidak ada titipan, apalagi diskriminasi rasial," ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.

Menurut Bustanul, penentuan peserta yang mewakili Sulsel ke tingkat nasional bukan hanya berdasarkan nilai PWK dan TIU.

Baca Juga:Hadiah Beasiswa dan Liburan ke Bali untuk Paskibraka Makassar

Seleksi juga mempertimbangkan sejumlah aspek lain, seperti kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), keterampilan, hingga kepribadian peserta.

Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan langsung oleh tim seleksi pusat yang terdiri atas unsur Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), DPPI Pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).

Bustanul juga menyinggung isu etnis yang belakangan ikut dikaitkan dalam polemik tersebut. Menurut dia, persoalan itu seharusnya tidak diarahkan pada latar belakang suku maupun etnis peserta.

"Yang agak lucu kenapa yang dipersoalkan adalah utusan kota Makassar yang kebetulan etnis Tionghoa. Padahal Kota Makassar mengirim tiga utusan putri, dan dari hasil seleksi utusan putri dari Makassar, utusan yang lain lebih tinggi (nilainya) dari utusan dimaksud (Cathlyn), harusnya yg lebih tinggi nilainya itu yg diperjuangkan" ucapnya.

Ia pun membantah menganulir atau mengganti secara sepihak peserta tersebut.

Baca Juga:Try Adyaksa Paskibraka Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan Akan Diberikan Beasiswa

"Tidak ada menganulir sepihak atau penggantian. Logikanya kalau ada anggapan menganulir pengumuman atau ada penggantian, harusnya ada pengumuman awal dan diganti dengan pengumuman baru. Tunjukkan ke saya mana pengumuman yang dianulir atau diganti tersebut," tambahnya.

Meski batal berangkat ke tingkat pusat, Cathlyn disebut tetap akan bertugas sebagai anggota Paskibraka di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

"Iya, akan bertugas di tingkat Provinsi," ucap Bustanul.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini