suara hijau

Dikira Punah, Spesies Paling Langka Hiu Gangga Ternyata Bersarang di Perairan Indonesia

Penelitian lapangan yang dilakukan pada 2023 menghadirkan fakta mengejutkan

Muhammad Yunus
Senin, 25 Mei 2026 | 13:21 WIB
Dikira Punah, Spesies Paling Langka Hiu Gangga Ternyata Bersarang di Perairan Indonesia
Tim peneliti gabungan dari Universitas Hasanuddin, James Cook University, dan Universitas Borneo Tarakan menemukan kembali Hiu Gangga (Glyphis gangeticus) [SuaraSulsel.id/Unhas]
Baca 10 detik
  • Tim peneliti gabungan menemukan 43 individu Hiu Gangga yang terancam punah di Sungai Sesayap, Kalimantan Utara, pada 2023.
  • Penemuan tersebut menjadikan Sungai Sesayap sebagai habitat penting dan wilayah konservasi internasional bagi keberlangsungan Hiu Gangga dunia.
  • Pemerintah dan peneliti menyusun strategi perlindungan kolaboratif dengan masyarakat lokal melalui skema pengaturan tangkap yang minim konflik.

Di balik temuan penting tersebut, para peneliti juga menemukan fakta lain yang cukup melegakan. Hiu Gangga ternyata bukan target utama tangkapan nelayan.

Spesies ini umumnya tertangkap secara tidak sengaja atau bycatch saat nelayan memasang jaring di kawasan muara.

Karena nilai ekonominya rendah, masyarakat pesisir tidak memburu hiu ini secara khusus. Kondisi tersebut membuka peluang lahirnya pendekatan konservasi yang lebih realistis dan minim konflik dengan nelayan lokal.

Alih-alih menerapkan larangan total penangkapan, para peneliti dan pemangku kepentingan mendorong skema perlindungan terbatas, seperti pelepasan anakan hiu, pengaturan ukuran tangkap, hingga pembatasan alat tangkap tertentu di wilayah habitat penting.

Baca Juga:Pemanasan Global Ancam Kesehatan Warga Pesisir Makassar

Langkah lanjutan kini tengah disiapkan. Tim peneliti akan melakukan kajian sosial-ekonomi di delapan desa sepanjang Sungai Sesayap untuk memetakan hubungan masyarakat dengan hiu dan pari, sekaligus mencari model insentif konservasi yang sesuai bagi warga pesisir.

Selain itu, edukasi publik juga diperkuat melalui poster, kartu identifikasi spesies, hingga pertemuan warga agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga spesies langka tersebut.

Hiu Gangga sendiri merupakan hiu sungai tropis yang hidup di wilayah hilir sungai, muara, hingga pesisir dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Spesies ini memiliki moncong pendek membulat dengan panjang tubuh yang dapat mencapai 2,7 meter.

Dalam beberapa dekade terakhir, populasinya diperkirakan menurun lebih dari 80 persen akibat tangkapan tidak sengaja, degradasi habitat, sedimentasi sungai, hingga pembangunan bendungan yang mengganggu aliran alami sungai.

Baca Juga:Rehan Pembobol NASA: Tidak Ada Sistem Digital yang Sempurna

Karena itu, kemunculan kembali Hiu Gangga di Sungai Sesayap menjadi catatan penting bagi dunia konservasi.

Sebelumnya, kemunculan terakhir spesies ini di wilayah Kalimantan tercatat pada 2003 di Sungai Kinabatangan, Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini