- Muhammad Hizran Rafii merintis brand fashion lokal bernama Cambridge di Makassar sejak tahun 2012 setelah meninggalkan pekerjaannya.
- Strategi pemasaran digital melalui marketplace sejak tahun 2023 meningkatkan penjualan Cambridge hingga ratusan produk per hari secara signifikan.
- Pemanfaatan teknologi serta efisiensi operasional dari rumah terbukti efektif mengembangkan bisnis Cambridge hingga meraih predikat Star di Shopee.
Saat itu penjualan masih dilakukan secara konvensional atau offline.
Produk dijual langsung kepada pelanggan dan pasar masih terbatas.
Perubahan besar baru terjadi pada tahun 2023.
Hizran memutuskan masuk ke pasar digital dengan membuka toko di marketplace, salah satunya melalui Shopee.
Baca Juga:Mengapa Harga Plastik Tiba-Tiba Meroket? Simak Dampaknya ke UMKM Kuliner
Keputusan ini ternyata menjadi titik balik bagi bisnisnya.
Awalnya, penjualan masih dalam angka satu digit per hari. Namun hanya dalam waktu sekitar setahun, penjualan melonjak drastis.
Pada tahun 2024, Cambridge mampu menjual hingga tiga digit produk per hari.
“Pangsa pasarnya besar, iklan ads Shopee bantu penjualan,” ungkap Hizran.
Jika saat berjualan offline produk yang laku sekitar 40 lembar per hari, maka melalui pasar online penjualan Cambridge kini bisa mencapai 180 lembar per hari.
Baca Juga:Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
“Lebih memudahkan pelanggan yang ingin belanja sambil rebahan,” katanya sambil tersenyum.
Bisnis dari Rumah, Pasar ke Seluruh Indonesia
Salah satu keuntungan besar dari jualan online adalah kemudahan operasional.
Hizran tidak membutuhkan toko besar. Bahkan sebagian besar aktivitas bisnisnya dikendalikan dari rumah.
Pesanan pelanggan masuk melalui marketplace, sementara proses pengiriman langsung ditangani oleh perusahaan ekspedisi yang menjemput barang.
“Semua proses bisa dikontrol dari laptop kecil di rumah,” jelasnya.