Enam Jenasah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Tidak Utuh

Tim SAR gabungan kembali menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung

Muhammad Yunus
Kamis, 22 Januari 2026 | 12:47 WIB
Enam Jenasah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Tidak Utuh
Ekor pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Tim SAR berhasil menemukan black box dalam keadaan utuh, Rabu 21 Januari 2026 [SuaraSulsel.id/Tim SAR Gabungan]
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan menemukan sembilan paket korban kecelakaan pesawat di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026).
  • Sembilan paket tersebut terdiri dari dua jenazah utuh dan tujuh temuan berupa potongan tubuh atau *body part* korban.
  • Evakuasi korban dan bagian pesawat di medan ekstrem bergantung pada dukungan cuaca, menggunakan helikopter atau jalur darat.

SuaraSulsel.id - Tim SAR gabungan kembali menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.

Namun, keenam korban tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh atau berupa bagian tubuh atau body part.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI, Marsekal Madya TNI (Purn) Mohammad Syafii mengungkapkan hingga Kamis, 22 Januari 2026, Tim SAR gabungan telah menemukan sembilan paket korban. Terdiri atas dua jenazah utuh dan tujuh temuan berupa potongan tubuh atau body part.

"Sampai hari ini telah diketemukan dua korban dalam bentuk jenazah dan body part tujuh, jadi sudah ada sembilan pack," kata Syafii di kantor SAR Makassar.

Baca Juga:Agam Rinjani Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban Pesawat di Bulusaraung

Syafii menjelaskan temuan body part tersebut masih dalam proses evakuasi dari lokasi penemuan yang berada di medan ekstrem.

Selain bagian tubuh korban, tim di lapangan juga menemukan sejumlah bagian pesawat yang tersebar di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

"Body part saat ini masih dalam proses evakuasi. Yang kami sampaikan hari ini, kita telah menemukan body part, baik itu bagian pesawat maupun anggota tubuh korban," ujarnya.

Terkait jumlah pasti body part dan identifikasi korban, Syafii menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Penjelasan lebih lanjut baru akan disampaikan setelah seluruh proses identifikasi selesai dilakukan.

Baca Juga:Tangis Ibu Kopilot ATR 42-500: Anakku Kasihan..

"Soal jumlah dan identitas body part nanti akan dijelaskan oleh teman-teman DVI setelah proses identifikasi dilaksanakan," kata Syafii.

Proses evakuasi dilakukan dengan menggeser temuan dari titik lokasi menuju puncak Gunung Bulusaraung atau area terbuka yang memungkinkan untuk pengangkutan.

Jika kondisi cuaca mendukung, evakuasi akan dilakukan menggunakan helikopter Basarnas. Namun, apabila cuaca kembali memburuk, jalur darat menjadi opsi utama, seperti evakuasi korban sebelumnya.

"Kalau cuaca mendukung, evakuasi menggunakan helikopter Basarnas. Tapi kalau tidak, kita lakukan evakuasi darat seperti yang sudah dilakukan sebelumnya," jelasnya.

Syafii juga menyinggung rencana evaluasi operasi pencarian yang akan dilakukan pada hari ketujuh.

Ia menyebut, apabila masih terdapat korban yang belum ditemukan, maka pencarian akan menjadi prioritas utama dan tidak menutup kemungkinan operasi SAR diperpanjang.

Ia menambahkan modifikasi cuaca yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir cukup berdampak positif terhadap kelancaran operasi.

Berdasarkan evaluasi, modifikasi cuaca mampu menurunkan potensi cuaca buruk hingga sekitar 30 persen dari prediksi awal.

"Alhamdulillah, modifikasi cuaca sangat berpengaruh. Membantu mengurangi sekitar 30 persen dari prediksi kondisi cuaca, sehingga hari ini helikopter bisa kita terbangkan. Mudah-mudahan SAR darat juga bisa melaksanakan operasi dengan maksimal," ujarnya.

Syafii menambahkan, meski black box pesawat telah berhasil ditemukan pada hari keenam pencarian, fokus utama Basarnas dan Tim SAR gabungan tetap pada operasi pencarian dan penyelamatan korban.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan menemukan enam jenazah korban di lokasi jatuhnya pesawat. Penemuan tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 Wita.

Informasi awal penemuan diterima Posko Operasi dari tim lapangan yang tergabung dalam jajaran Elang, mulai dari Elang 1 hingga Elang 5, yang sejak pagi melakukan penyisiran intensif di kawasan pegunungan Bulusaraung.

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, mengatakan laporan penemuan korban diterima secara bertahap.

Hingga pukul 10.46 Wita, jumlah korban yang ditemukan bertambah menjadi enam jenazah.

"Dilaporkan oleh tim jajaran Elang. Sampai dengan pukul 10.46 Wita, telah ditemukan enam jenazah korban," ujar Dody.

Ia menjelaskan keenam jenazah tersebut ditemukan di lokasi yang saling berdekatan.

Jarak antar titik penemuan sekitar 50 meter dari lokasi awal, dengan posisi geografis berada sekitar 250 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.

"Saat ini tim masih terus melakukan penyisiran di sektor-sektor lainnya. Kita pastikan tidak ada korban yang tertinggal," katanya.

Untuk proses evakuasi, keenam jenazah tersebut direncanakan akan diangkat menggunakan teknik jet ring.

Metode ini dipilih karena kondisi medan yang sangat ekstrem, berupa tebing curam dan jurang dengan kedalaman ratusan meter.

"Evakuasi akan dilakukan oleh tim rescue Basarnas yang sudah bersiaga dari puncak. Teknik jet ring digunakan agar proses pemindahan jenazah lebih aman dan cepat," jelas Dody.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan telah menemukan dua jenazah serta satu potongan tubuh korban di lokasi yang sama.

Dua jenazah tersebut telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polri, masing-masing atas nama Florensia Lolita Wibisono, pramugari pesawat, serta Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini