Tangis Ibu Kopilot ATR 42-500: Anakku Kasihan..

Muhammad Farhan Gunawan, kopilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang mengalami kecelakaan di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan

Muhammad Yunus
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:36 WIB
Tangis Ibu Kopilot ATR 42-500: Anakku Kasihan..
Indah Aripuddin, ibunda Muhammad Farhan Gunawan, kopilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), sedang dirawat di RS AU dr Dody Sarjoto Makassar [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Ibu kopilot, Indah Aripuddin, dirawat intensif karena syok setelah menerima kabar pesawat putranya kecelakaan.
  • Kopilot Muhammad Farhan Gunawan bertugas di pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
  • Harapan keluarga sempat muncul karena ponsel Farhan ditemukan, namun data pergerakan di jam tangan ternyata rekaman lama.

SuaraSulsel.id - Tangis ibu kopilot, Indah Aripuddin pecah. Begitu Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam melangkah masuk ke ruang perawatan Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Dody Sarjoto.

Tubuh perempuan itu tampak lemah, terbaring dengan infus masih terpasang di tangan. Namun begitu menyebut nama putranya, air matanya tak lagi terbendung.

"Anakku, Pak Haji… Anakku kasihan," ucap Indah terbata diselingi isak histeris yang membuat suasana ruangan seketika hening.

Putra yang dimaksud Indah adalah Muhammad Farhan Gunawan, kopilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang mengalami kecelakaan di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Baca Juga:Tim SAR Temukan Potongan Tubuh Korban Pesawat ATR 42-500

Sejak kabar pesawat itu hilang kontak, hidup Indah seolah runtuh dalam sekejap.

Indah kini dirawat intensif akibat syok berat. Kondisi psikisnya terguncang setelah menerima kabar tentang insiden yang menimpa Farhan, anak yang selama ini menjadi kebanggaannya.

Setiap kali nama Farhan disebut, tangis Indah kembali pecah memaksa tim medis dan keluarga menenangkannya.

Kerabat Indah, Mardiaty menceritakan detik-detik awal keluarga menerima kabar buruk itu.

Saat peristiwa terjadi, Indah sebenarnya tengah berada di rumah Mardiaty menghadiri persiapan pernikahan, yang juga merupakan sepupu Farhan.

Baca Juga:7 Rahasia Black Box Pesawat yang Jarang Diketahui Publik

Rumah saat itu dipenuhi suasana bahagia tawa, rencana, dan harapan baru sebuah keluarga. Namun, suasana itu berubah drastis ketika sebuah panggilan telepon masuk.

"Adikku sedang sibuk mengurus pernikahan anak pertama kami, yang juga ponakannya. Tiba-tiba dia dapat kabar kalau pesawat Farhan hilang kontak," kata Mardiaty lirih.

Tak ingin merusak kebahagiaan keluarga yang sedang berkumpul, Indah memilih pergi diam-diam. Ia tak mengatakan apa pun, hanya mengambil tas dan meninggalkan rumah dengan wajah pucat.

Keluarga baru mengetahui alasan kepergiannya setelah kabar duka itu benar-benar sampai.

"Kabar itu ternyata ujian berat dari Allah untuk kami semua," ujar Mardiaty.

Di mata keluarga, Farhan bukan sekadar seorang pilot. Ia adalah anak yang dikenal ramah, murah senyum, dan mudah akrab dengan siapa saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini