Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Pramugari Atas Nama Florencia Lolita

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi jenazah korban kedua

Muhammad Yunus
Rabu, 21 Januari 2026 | 12:01 WIB
Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Pramugari Atas Nama Florencia Lolita
Pramugari Florencia Lolita salah satu korban pesawat ATR42-500 yang jatuh di puncak Gunung Bulusaraung [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Tim DVI Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi pramugari Florencia Lolita Wibisono dari kecelakaan pesawat di Gunung Bulusaraung.
  • Identifikasi korban kedua dilakukan Rabu, 21 Januari 2026, menggunakan metode pencocokan data post mortem dan ante mortem.
  • Proses evakuasi korban kedua terkendala medan dan cuaca, sementara pencarian korban lain terus berlangsung oleh 1.200 personel.

Setelah proses identifikasi dinyatakan lengkap dan sah, jenazah Florencia Lolita selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, proses identifikasi terhadap korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 masih terus dilakukan oleh tim DVI Polda Sulsel.

Jenazah korban pertama berhasil dievakuasi pada Rabu, 21 Januari 2026, menggunakan helikopter Basarnas.

Evakuasi korban pertama dilakukan melalui jalur udara setelah tim SAR gabungan menghadapi medan ekstrem dan keterbatasan akses darat di lokasi kejadian.

Baca Juga:Korban Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi Menggunakan Helikopter

Korban tersebut sebelumnya ditemukan pada Minggu, 18 Januari 2026, namun baru dapat dievakuasi beberapa hari kemudian karena cuaca yang tidak mendukung.

Hingga kini, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh 1.200 tim SAR gabungan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar selaku On Scene Coordinator (OSC), Andi Sultan mengatakan sebanyak 37 personel SAR gabungan yang terlibat dalam evakuasi korban pertama tetap bersiaga di lokasi kejadian.

Tim SAR juga terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang telah dipetakan berdasarkan temuan puing-puing pesawat.

Pembagian tugas pencarian dilakukan melalui beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

Baca Juga:[CEK FAKTA] Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Bergerak Ribuan Langkah Setelah Kecelakaan?

SRU 1 dengan kekuatan 50 personel melanjutkan pencarian di sekitar lokasi penemuan korban pertama di kawasan Lampeso.

SRU 2 dengan 28 personel menyisir area ditemukannya bagian ekor pesawat.

SRU 3 bergerak dari posko menuju puncak dengan membawa peralatan vertical rescue dan melibatkan 75 personel.

Sementara SRU 4 menyisir area air terjun patahan 4 dan 5, lokasi ditemukannya bagian mesin pesawat, dengan kekuatan 40 personel.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini