Hujan Deras Tak Kunjung Reda, Tim SAR Bermalam di Dekat Jenazah Korban Pesawat ATR di Maros

Proses evakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR di pegunungan Maros terhambat hujan deras hingga Minggu malam (18/1/2026).

Tasmalinda
Minggu, 18 Januari 2026 | 19:56 WIB
Hujan Deras Tak Kunjung Reda, Tim SAR Bermalam di Dekat Jenazah Korban Pesawat ATR di Maros
Petugas melakukan pencarian korban di tengah puing-puing pesawat ATR42-500 yang jatuh di puncak Gunung Bawakaraeng, Minggu 18 Januari 2026 [SuaraSulsel.id/Basarnas]
Baca 10 detik
  • Proses evakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR di pegunungan Maros terhambat hujan deras hingga Minggu malam (18/1/2026).
  • Tim SAR gabungan memutuskan bertahan (camp) di lokasi karena kondisi cuaca ekstrem dan medan terjal berisiko tinggi.
  • Evakuasi lanjutan korban diundur ke Senin pagi, menunggu kondisi cuaca membaik dan visibilitas bertambah baik.

SuaraSulsel.id - Hujan deras yang tak kunjung reda masih menjadi penghambat utama proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR yang jatuh di wilayah pegunungan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hingga Minggu malam (18/1/2026), tim Search and Rescue (SAR) gabungan belum dapat mengangkat jenazah korban yang telah ditemukan di lokasi kejadian.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan upaya evakuasi sudah beberapa kali dilakukan sejak siang hari. Namun seluruh percobaan tersebut belum membuahkan hasil akibat kondisi cuaca ekstrem di lapangan.

“Saat ini korban belum bisa diangkat. Beberapa kali sudah dicoba, tetapi tidak berhasil karena hujan lebat dan kondisi medan yang berisiko. Malam ini tim SAR memutuskan camp di dekat jenazah,” ujar Andi Sultan saat dikonfirmasi.

Lokasi jatuhnya pesawat ATR berada di kawasan pegunungan dengan kontur terjal dan akses yang sangat terbatas. Sejak sore hingga malam hari, hujan deras terus mengguyur area pencarian, disertai kabut tebal yang menurunkan jarak pandang dan meningkatkan risiko keselamatan personel.

Baca Juga:Dua Ton Telur Ikan Terbang Asal Sulsel Diekspor ke Tiongkok

Kondisi tersebut memaksa tim SAR menghentikan sementara proses evakuasi udara maupun darat. Penggunaan helikopter tidak memungkinkan dilakukan, sementara jalur evakuasi manual dinilai terlalu berbahaya untuk dilalui saat hujan deras.

“Keselamatan personel menjadi prioritas. Dengan hujan lebat seperti ini, pergerakan sangat berisiko. Karena itu tim memilih bertahan di sekitar lokasi dan menunggu kondisi cuaca membaik,” jelas Andi Sultan.

Untuk menjaga jenazah korban sekaligus memastikan proses evakuasi bisa segera dilanjutkan begitu cuaca memungkinkan, tim SAR gabungan mendirikan camp darurat di sekitar titik penemuan. Personel akan bermalam di lokasi dan memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Rencana evakuasi lanjutan akan kembali dilakukan pada Senin pagi, dengan catatan kondisi cuaca lebih bersahabat dan visibilitas meningkat.

Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR ini melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan setempat. Hingga kini, tim terus berkoordinasi untuk menyiapkan skema evakuasi paling aman, termasuk kemungkinan penggunaan peralatan mountaineering dan dukungan udara jika cuaca membaik.

Baca Juga:Gubernur Sulsel: Medan dan Cuaca Hambat Pencarian Pesawat ATR di Bulusaraung

Pihak Basarnas memastikan perkembangan terbaru akan segera disampaikan kepada publik seiring dengan dinamika di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini