Dari Makassar ke lima rute berbeda, yaitu Malili, Palopo, Mamuju menggunakan bus dan tujuan Surabaya serta Bau-bau menggunakan kapal laut.
Edyansyah mencatat program Mudik Bersama BUMN yang dilaksanakan oleh PLN UID Sulselrabar merupakan program rutin tahunan yang dimulai sejak 2019.
Tercatat di 2019, PLN UID Sulselrabar telah memberangkatkan 100 pemudik menggunakan moda transportasi kapal laut.
Selanjutnya, di 2023 diberangkatkan 500 pemudik dengan moda transportasi darat dan kapal laut. Lalu di momen mudik Idul Fitri 2024 dan 2025.
Baca Juga:Momen Idulfitri: Munafri Arifuddin Silaturahmi ke Rumah Danny Pomanto
PLN kembali memberangkatkan peserta pemudik yang meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 1.000 orang.
Ia merinci Mudik Asyik Bersama BUMN tahun 2025 berhasil memberangkatkan pemudik gratis dengan moda transportasi bus rute Makassar-Mamuju 100 pemudik.
Makassar-Malili 100 pemudik, Makassar-Palopo 100 pemudik. Sedangkan pemudik dengan kapal rute Makassar-Surabaya sebanyak 400 pemudik, dan Makassar-Baubau 300 pemudik.
"Alhamdulillah, minat masyarakat sangat tinggi untuk dapat mengikuti program tahunan PLN bersama Kementerian BUMN ini. Semoga perjalanan bisa berjalan lancar sehingga seluruh peserta dapat segera berkumpul dengan keluarga di kampung halaman," ujar Edyansyah.
Gepeng (65), pemudik dengan kapal laut tujuan Surabaya turut mengapresiasi program mudik gratis tersebut.
Baca Juga:Karantina Sulsel Perketat Pengawasan Jelang Lebaran
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BUMN dan PLN atas penyelenggaraan mudik gratis. Semoga mudik gratis senantiasa terlaksana karena sangat membantu masyarakat. Kami juga mendoakan BUMN dan PLN akan semakin jaya dan maju ke depannya," ujar Gepeng yang sudah dua kali mudik secara gratis dengan PLN.