Ia mengungkapkan, pegawai BPBD harus siaga di jam kerja dan piket 24 jam di musim cuaca ekstrem seperti sekarang ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana.
Jika hari kerja diubah ke Bekerja Darimana Saja, maka pegawai bisa tidak "standby" saat dibutuhkan. Jadi menurutnya tidak semua pegawai bisa bekerja dengan metode seperti itu.
"Jadi menurutku tidak bisa disamaratakan penerapannya. Mungkin di OPD lain yang (tugas) bukan di lapangan itu bisa," ujarnya.
MD mengatakan beban kerja saat tidak masuk kantor juga terasa lebih berat, sebab koordinasi dengan atasan ataupun sesama pegawai tidak bisa dilakukan secara langsung.
"Bisa miss komunikasi, tidak nyambung. Mungkin selama bulan puasa bisa saja (diterapkan) tapi setelah itu susah bagi pegawai lapangan," ucapnya.
Walaupun sekarang ini pemprov Sulsel telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memungkinkan ASN bekerja tanpa batas ruang dan fleksibel menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang ada, namun WFA dianggap bisa saja tidak efektif. Salah satu sektor yang bisa terdampak seperti perizinan yang molor.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing