Viral Pejalan Kaki di Pelabuhan Makassar Harus Bayar Rp5000, Begini Penjelasan Pelindo

Seorang pegawai Pelindo berdiri di gerbang masuk dan memungut uang dari setiap pejalan kaki

Muhammad Yunus
Minggu, 21 Januari 2024 | 10:13 WIB
Viral Pejalan Kaki di Pelabuhan Makassar Harus Bayar Rp5000, Begini Penjelasan Pelindo
Ilustrasi penumpang di Pelabuhan Makassar [SuaraSulsel.id/Pelindo]

SuaraSulsel.id - Video pejalan kaki dimintai biaya di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar atau Pelabuhan Makassar viral di media sosial. Tarifnya Rp5.000 per orang.

Dalam video yang didapatkan SuaraSulsel.id, Minggu, 21 Januari 2024, seorang pegawai Pelindo berdiri di gerbang masuk dan memungut uang dari setiap pejalan kaki yang hendak masuk di pelabuhan. Sementara, beberapa orang sempat menanyakan soal biaya tersebut.

"Ini memang aturannya. Rp5.000 bagi pejalan kaki," kata pegawai tersebut.

Video itu pun mengundang reaksi dari sejumlah warganet. Mereka membandingkan Pelabuhan Soekarno Hatta dengan pelabuhan lainnya yang bisa dijangkau dengan bebas.

Baca Juga:Air Setinggi Pinggang Orang Dewasa di Perumnas Antang Makassar

Bahkan ada yang mengatakan tindakan tersebut bentuk pungli dan bentuk premanisme.

Akan tetapi setelah ditelusuri, ternyata pungutan tersebut resmi.

Pihak PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar sudah memasang alat Turnstile di gate 2 khusus jalur pejalan kaki yang akan masuk dan keluar di Pelabuhan Makassar sejak November 2023.

Turnstile adalah alat yang digunakan untuk membatasi dan mengontrol pejalan kaki yang akan memasuki area tertentu, yang dilengkapi dengan sistem penguncian dan motor penggerak.

Dengan dipasangnya alat turnstile itu, setiap pejalan kaki yang akan masuk ke Pelabuhan Makassar harus bayar. Bisa dengan menempelkan kartu e-money milik masing-masing dan bisa manual.

Baca Juga:Gratis! Nomor Darurat Homecare Puskesmas Dottoro Ta di Kota Makassar

"Bagi pejalan kaki, tarif atau pass masuk sebesar Rp5.000 masih dipungut secara manual oleh petugas yang ditukarkan dengan karcis masuk," kata General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin.

Iwan mengatakan bahwa selama ini khususnya di gate 2, penggunaan e-money untuk masuk Pelabuhan Makassar baru diwajibkan kepada pemilik kendaraan roda empat dan roda dua saja.

Namun, pihaknya ingin melakukan transformasi digitalisasi kepada pejalan kaki yang masuk ke Pelabuhan Makassar dengan menempelkan kartu e-money di alat turnstile.

Menurutnya, aturan ini bisa meminimalisir dan bahkan menjadikan area Pelabuhan Makassar zero pungutan liar atau pungli.

Iwan juga menuturkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan di Pelabuhan Makassar dengan memanfaatkan teknologi digital agar semakin efektif dan efisien dalam menekan pungutan liar (pungli).

"Apalagi pelabuhan menjadi simpul penting bagi alur ekspor impor lantaran menjadi pintu keluar masuk manusia, barang, tumbuhan, dan hewan," ujarnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini