Polisi Akan Periksa Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Terkait Kasus Kematian Mahasiswa Baru

Polisi terus menyelidiki kasus kematian mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Muhammad Yunus
Selasa, 07 November 2023 | 14:32 WIB
Polisi Akan Periksa Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Terkait Kasus Kematian Mahasiswa Baru
Satuan Reskrim Polres Bone Bolango telah memeriksa sedikitnya 69 saksi atas kasus kematian mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo [gopos.id]

SuaraSulsel.id - Polisi terus menyelidiki kasus kematian mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Hasan Saputro Marjono.

Satuan Reskrim Polres Bone Bolango telah memeriksa sedikitnya 69 saksi atas kasus tersebut.

"Pertama (yang diperiksa sebagai saksi) ialah keluarga korban. Kemudian mahasiswa yang melaksanakan kegiatan, peserta, panitia baik yang ada di lapangan maupun di belakang meja dan juga pihak kampus," ujar Kasat Reskrim AKP Muhammad Arianto dikonfirmasi Gopos.id -- jaringan Suara.com, Senin (6/11/2023).

Arianto mengatakan, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa kepada pihak kampus, termasuk Rektor IAIN Sultan Amai yang mengetahui kegiatan tersebut.

Baca Juga:Luas Panen Padi di Gorontalo Meningkat 48,83 Ribu Hektar

"Kita akan tanya seputar apa legalitasnya kegiatan tersebut, dan apa pengawasan kampus terhadap kegiatan ini," ucap dia.

Arianto menyampaikan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap dokter jaga Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.

"Berdasarkan keterangannya, memang tidak ada tanda kekerasan," ucap Arianto.

Hingga saat ini, polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus tersebut.

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Kasus Kematian Maba IAIN Sultan Amai

Baca Juga:Biodata Bupati Gorontalo yang Dipolisikan Dugaan Kekerasan Seksual

Polisi tidak menutup kemungkinan akan memeriksa pihak kampus terkait kasus kematian mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Hasan Saputro Marjono.

Kasat Reskrim Polres Bone Bolango AKP Muhammad Arianto mengatakan, pihaknya akan memeriksa pihak kampus untuk mengetahui apakah ada kelalaian dalam kegiatan pengkaderan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Kita akan tanya seputar apa legalitasnya kegiatan tersebut, dan apa pengawasan kampus terhadap kegiatan ini," ucap Arianto.

Arianto menyampaikan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap dokter jaga Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.

"Berdasarkan keterangannya, memang tidak ada tanda kekerasan," ucap Arianto.

Hingga saat ini, polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini