PPDB Sulsel Kacau, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Minta Maaf

Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Sulsel tahun ajaran 2023/2024 tingkat SMA/SMK Negeri se-Sulawesi Selatan

Muhammad Yunus
Minggu, 25 Juni 2023 | 12:11 WIB
PPDB Sulsel Kacau, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Minta Maaf
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Server PPDB di Sulawesi Selatan selalu jadi permasalahan tiap tahunnya. Padahal, anggaran untuk penyedia hosting dan layanan tidaklah sedikit.

Tahun ini, Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menganggarkan server PPDB senilai Rp2 miliar. Anggaran ini naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,7 miliar.

Pemenang lelangnya adalah PT Karya Labkraf Indonesia. Provider yang beralamat di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

PT Karya Labkraf mengaku bekerjasama dengan anak perusahaan PT Telkom dan menyediakan 11 server untuk PPDB 2023. Namun, sejak hari pertama prapendaftaran pada 5 Juni 2023 lalu, aplikasi sudah error.

Baca Juga:Server Rp2 Miliar Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Tidak Berfungsi Dengan Baik, PPDB Kacau

"Di hari pertama, kita buka jam 07.00 wita, antusias calon siswa sangat tinggi sekali. Berdasarkan data, ada 11 ribu yang mengakses secara bersamaan. Sempat terjadi error dikarenakan pada tahap pertama karena kita menggunakan mekanisme OTP Gmail, akan tetapi terjadi kendala dari penginputan siswa," kata staf PT Karya Labkraf Indonesia, Rafi Muis.

Rafi menjelaskan, banyak calon siswa yang menginput email dengan nama yang tidak tepat. Google bahkan melakukan pemblokiran terhadap akun registrasi PPDB Sulsel 2023.

"Makanya siswa tidak dapat menerima email setelah jam 10.00 Wita. Akan tetapi kita mengambil tindakan preventif lain di jam 12.00 wita dengan melakukan pergantian akun," tuturnya.

Hasilnya masih sama. Error. Pihak provider kemudian melakukan evaluasi dan penggantian mekanisme verifikasi menggunakan whatsapp.

"Ini (WA) aman sampai siang, sampai kita buka mekanisme buka tutup karena membludak pendaftaran. Satu menit terdata ada 1.500 yang minta OTP bersamaan," ungkapnya.

Baca Juga:Pendaftaran PPDB Jatim 2023 Tahap 2 Dimulai: Ini Jadwal, Tata Cara, dan Syarat Dokumen

Kata Rafi, mereka sempat bergantung kepada provider lain yakni penyedia layanan email dan WA, tapi metode verifikasi diganti lagi pada hari ketiga. Siswa cukup diminta menginput tanggal lahir untuk mempermudah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini