Zulhas Curhat KIB Belum Satu Suara Soal Capres-Cawapres; Kalau Terpaksa, Ya Lain Lagi

Ketum PAN Zulkifli Hasan mengemukakan tidak mudah menentukan usungan sebab semua partai ingin mengusung kadernya.

Chandra Iswinarno
Rabu, 03 Mei 2023 | 13:47 WIB
Zulhas Curhat KIB Belum Satu Suara Soal Capres-Cawapres; Kalau Terpaksa, Ya Lain Lagi
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat berkunjung ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu (3/5/2023). [SuaraSulsel.id/ Lorensia Clara Tambing)]

SuaraSulsel.id - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengungkapkan hingga kini Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum mencapai titik temu soal pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) yang akan diusung di Pilpres 2024.

Curahan hati Zulhas tersebut dikemukakannya saat berkunjung ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu (3/5/2023). Menurutnya, tidak mudah menentukan usungan sebab semua partai ingin mengusung kadernya.

"Nggak mudah memang ini. Oleh karena itu, hari-hari ini partai-partai, karena Golkar juga hasil Munas menekankan harus jadi Capres, paling kurang Cawapres. Cuma kan nggak mudah, kita mau tapi orang tidak mau, kan repot," ujar Zulkifli.

"Ada juga yang mau, tapi kita yang nggak mau, sampai nanti keadaan terpaksa. Kalau terpaksa ya lain lagi, tunggu keadaan terpaksa itu, nunggu waktu mepet," lanjutnya.

Baca Juga:Zulhas Pilih Istri Sultan Ternate Jadi Bacaleg DPR RI, Ketua DPW PAN Malut Mundur

Ia mengaku PAN dan Golkar tak ingin terburu-buru menentukan arah dukungan. Tidak seperti PPP, yang sebelumnya bergabung dengan KIB.

Kata Zulkfifli, arah dukungan ke calon Presiden oleh sejumlah parpol sudah kelihatan. Anies Baswedan didukung oleh Nasdem, PKS, dan Demokrat.

Kemudian, PDIP dan PPP yang sepakat mengusung Ganjar Pranowo. Yang belum terbaca arahnya adalah Koalisi Indonesia Bersatu, yakni Golkar, PAN dan Gerindra, PKB.

"PAN dan Golkar belum klik. Satu lagi yaitu Gerindra dan PKB ini juga belum. Koalisinya oke, tapi pasangannya belum cocok," katanya.

Menteri Perdagangan RI itu juga mengaku PAN turut hadir dalam pertemuan ketua umum parpol di Istana Negara pada Selasa (2/5/2023) itu atas undangan Presiden RI, Joko Widodo.

Baca Juga:Jokowi Undang Ketum Parpol Koalisi Besar Ngopi-ngopi Bareng, Zulhas: Mudah-mudahan dalam Waktu Dekat

Ia mengatakan pada pertemuan tersebut, mereka membahas soal masalah kebangsaan. Seperti Indonesia yang akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2025. Menurutnya, Indonesia perlu berubah dari negara berkembang menjadi maju. Sama dengan negara Korea Selatan.

"Itu sangat penting. Maka, jangan sampai kita punya pemimpin baru lagi, berubah lagi. Nggak maju-maju, apalagi sampai ada yang terperangkap elitnya bertengkar sampai memenjarakan dan lain-lain," katanya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini