Pasalnya, kata Fatma, tidak ada akses jalan atau jembatan ke dusun tetangga yang merupakan tempat lokasi pemakaman jenazah keluarganya tersebut.
“Memang tak ada jalan lain, warga terpaksa nekat menerabas banjir agar jenazah bisa dikebumikan di tempat pemakaman,” ujar Fatma.
Menurut Fatma, peti jenazah itu awalnya diseberangkan menggunakan rakit. Namun, saat menyeberang rakit dari batang pisang tersebut sempat oleng hingga peti tersebut nyaris terguling dan jatuh ke sungai.
Atas perjuangan warga yang berusaha mempertahankan peti jenazah itu agar tidak hanyut terseret arus sungai, jenazah itu pun berhasil sampai ke seberang sungai dan kemudian dimakamkan di TPU lingkungan Pallis.
Baca Juga:Peti Jenazah di Polewali Mandar Nyaris Hanyut Terseret Arus Sungai