Bos Geng Motor Anti Gores Makassar Ditangkap

Anak di bawah umur

Muhammad Yunus
Selasa, 22 November 2022 | 14:49 WIB
Bos Geng Motor Anti Gores Makassar Ditangkap
Ketua Geng Motor Anti Gores bernama Jaya diamankan polisi Selasa, 22 November 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Bos geng motor di kota Makassar, Sulawesi Selatan yang menamakan dirinya kelompok "Anti Gores" ditangkap polisi, Selasa, 22 November 2022. Pelaku bernama Jaya diamankan saat sedang beraksi.

Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara mengatakan geng motor Anti Gores ini kerap meresahkan masyarakat. Mereka tak segan melukai pengendara jalan dengan busur.

Jaya dan satu pelaku lainnya bernama Rasul, diamankan Selasa, dini hari. Mereka tertangkap tangan saat sedang mengejar korban di Jalan Mallengkeri, Kota Makassar.

"Saat menjalankan aksinya, mereka kumpul-kumpul dulu sambil minum miras. Setelah mabuk, mereka keluar ke jalan raya untuk melepas anak panahya (busur) kepada pengendara yang melintas," ujar Dharma.

Baca Juga:Sektor Pariwisata Makassar Tidak Terpengaruh Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Ia mengatakan polisi mengejar keduanya setelah mendapat laporan. Warga sekitar resah karena geng motor ini sering berkumpul sambil membawa senjata tajam.

Saat diinterogasi, usia keduanya masih di bawah umur yakni 17 tahun. Mereka juga mengakui kerap bertindak kriminal di malam hari.

"Saat diinterogasi, ternyata pelaku Jaya ini pentolan genk motor bernama Anti Gores yang selalu busur sembarang orang naik motor. Pelakunya masih di bawah umur dan bukan pelajar," bebernya.

Kepada polisi, pelaku mengaku membentuk geng motor agar terlihat keren. Para pelaku juga disuplai anak panah dari seseorang yang masih dalam pengejaran.

"Katanya jadi geng motor agar lebih disegani. Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mengejar anggota lainnya, termasuk yang kasih anak panah ini," jelas Dharma.

Baca Juga:Dua Bayi Dibuang di Kota Makassar, Begini Kondisinya

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sembilan anak panah dan dua ketapel. Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti diamankan ke Posko Sat Resmob untuk dilakukan penyelidikan.

News

Terkini

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan daerah

News | 14:55 WIB

Terdakwa pelanggaran HAM berat Papua Isak Sattu hanya bisa menangis haru

News | 14:45 WIB

Isak Sattu hanya bisa menangis haru usai mendengar putusan hakim

News | 14:20 WIB

Sejumlah media asing menyoroti pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi KUHP

News | 13:26 WIB

Korban dikenal pekerja keras dan tulang punggung keluarga

News | 11:35 WIB

Pemprov Sulsel berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif

News | 10:40 WIB

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

News | 09:37 WIB

Tim relawan BRI juga telah membantu proses evakuasi warga yang terisolir akibat rerentuhan pasca gempa.

News | 20:52 WIB

Dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat

News | 17:30 WIB

Bukan kasus dugaan uang koordinasi tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Polri

News | 16:28 WIB

Apresiasi kepada perusahaan yang telah mempekerjakan penyandang disabilitas

News | 13:30 WIB

P2DD Provinsi Sulsel raih penghargaan provinsi terbaik di KTI

News | 12:34 WIB

Prakiraan cuaca Sulawesi Barat dan sekitarnya

News | 07:12 WIB
Tampilkan lebih banyak