Hakim lantas menanyakan kenapa tega membunuh di hari pertama puasa.
"Karena DP-nya sudah masuk Rp5 juta jadi dia bilang cepat-cepat mi. Buru-buru mi eksekusi. Saya tanya kenapa? dia bilang karena ini juga bos (Iqbal Asnan) suruh juga buru-buru. Disuruh eksekusi cepat," jawab Chaerul.
Usai menembak Najamuddin, Chaerul melaporkan ke terdakwa Sulaiman. Ia mengaku sudah berhasil menembak mati korban.
"Hanya di jawab, OK," ujarnya.
Baca Juga:77 Pemuda Ditangkap Pesta Miras, Tangis Pecah di Pelukan Orang Tua
Empat hari setelahnya, Sulaiman datang membawa uang dan menyerahkan ke Chaerul. Jumlahnya Rp90 juta.
"Dia bilang hanya ini uang cashnya pak Iqbal dulu. Uang itu saya taruh di rumah sampai saya ditangkap," ungkap Chaerul.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing