KSP : Tahun 2023 Ekonomi Indonesia Tidak Gelap

Perekonomian Indonesia masih berada di level yang relatif baik

Muhammad Yunus
Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:55 WIB
KSP : Tahun 2023 Ekonomi Indonesia Tidak Gelap
Pemandangan Kota Jakarta di waktu petang [Suara.com/Istimewa]

"Saat ini juga disiapkan berbagai kebijakan di lembaga jasa keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tutur Edy.

Seperti diketahui, dalam laporan World Economic Outlook untuk 2022 dan 2023, IMF mengingatkan bahwa perekonomian global akan mengalami tantangan yang berat. Inflasi diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan beberapa dekade terakhir yang menyebabkan pengetatan keuangan di banyak negara.

Selain itu, IMF juga mengingatkan konflik Rusia-Ukraina dan pandemi COVID19 yang tidak dapat diprediksi kapan berakhir, telah berkontribusi negatif terhadap outlook ekonomi global. Permintaan agregat akan turun, da berimplikasi pada penurunan pertumbuhan ekonomi.

IMF memperkirakan, pertumbuhan ekonomi global turun dari 6,0 persen pada 2021 menjadi 3,2 persen pada 2022, dan 2,7 persen pada 2023. Pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi yang terendah sejak 2001 kecuali saat krisis keuangan global dan puncak pandemi COVID19.

Baca Juga:Kejari Jakbar Sita Puluhan Mobil Mewah dan 36 Aset Tanah dalam Kasus Investasi Bodong KSP Indosurya

Sementara terkait dengan Inflasi global, IMF memprediksi akan naik dari 4,7 persen di 2021, menjadi 8,8 persen di 2022. Namun pada 2023, inflasi global diperkirakan turun di angka 6,5 persen.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini