Mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Diserang, Tiga Mahasiswa Terluka Terkena Sabetan Parang

Polisi masih mendalami motif penyerangan

Muhammad Yunus
Selasa, 27 September 2022 | 09:03 WIB
Mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Diserang, Tiga Mahasiswa Terluka Terkena Sabetan Parang
Tangkapan layar video amatir saat sejumlah orang tak dikenal menyerang kampus II Uin Alauddin di Gowa, Sulawesi Selatan, Senin 26 September 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Kampus II UIN Alauddin Gowa, Sulawesi Selatan, diserang orang tak dikenal, Senin, 26 September 2022. Akibat kejadian itu, tiga mahasiswa dilaporkan mengalami luka-luka.

Video penyerangan itu viral di media sosial. Di dalam video terlihat ada sekelompok orang yang tak dikenal masuk ke kampus. Langsung menyerang mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

Mereka terlihat membawa parang dan busur. Kemudian menyerang sejumlah mahasiswa yang sedang berkumpul di luar ruangan.

Sementara, ada beberapa petugas keamanan yang mengarahkan mahasiswa agar lari dan menyelamatkan diri. Belum diketahui pasti penyebab penyerangan tersebut.

Baca Juga:Belum Ada Obatnya, Cara Untuk Cek Kelainan Darah Thalassemia

Namun diduga karena dendam lama antara mahasiswa FKIK dengan mahasiswa luar.

Akibat kejadian itu, tiga mahasiswa dilaporkan terluka. Mereka terkena sabetan parang di bagian wajah dan tangan.

Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhly membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kasus ini sementara diselidiki.

Kata Hasan, polisi sudah mengamankan CCTV kampus dan meminta keterangan sejumlah pihak untuk mengejar pelaku.

Hasan mengaku pihaknya belum bisa menyimpulkan motif penyerangan tersebut. Termasuk apakah pelakunya adalah lintas fakultas atau orang luar kampus.

Baca Juga:Wakil Rektor UIN Alauddin Dilaporkan ke Polisi Kasus Penganiayaan Orang Tua Siswa

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sandal dan parang yang digunakan para pelaku.

"Untuk motif masih dalam penyelidikan. Saat ini kami sudah memintai keterangan beberapa saksi dan melakukan pengamanan di kampus untuk mengantisipasi aksi susulan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

News

Terkini

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan daerah

News | 14:55 WIB

Terdakwa pelanggaran HAM berat Papua Isak Sattu hanya bisa menangis haru

News | 14:45 WIB

Isak Sattu hanya bisa menangis haru usai mendengar putusan hakim

News | 14:20 WIB

Sejumlah media asing menyoroti pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi KUHP

News | 13:26 WIB

Korban dikenal pekerja keras dan tulang punggung keluarga

News | 11:35 WIB

Pemprov Sulsel berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif

News | 10:40 WIB

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

News | 09:37 WIB

Tim relawan BRI juga telah membantu proses evakuasi warga yang terisolir akibat rerentuhan pasca gempa.

News | 20:52 WIB

Dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat

News | 17:30 WIB

Bukan kasus dugaan uang koordinasi tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Polri

News | 16:28 WIB

Apresiasi kepada perusahaan yang telah mempekerjakan penyandang disabilitas

News | 13:30 WIB

P2DD Provinsi Sulsel raih penghargaan provinsi terbaik di KTI

News | 12:34 WIB

Prakiraan cuaca Sulawesi Barat dan sekitarnya

News | 07:12 WIB
Tampilkan lebih banyak