SuaraSulsel.id - Seorang wanita melaporkan dokter gigi yang diduga melakukan pelecehan seksual di tempat praktik. Peristiwa tersebut terjadi saat wanita itu akan memeriksa giginya.
Korban yang bekerja sebagai bidan di salah satu puskesmas Kabupaten Buton Utara tersebut mengungkapkan, kejadian pelecehan tersebut terjadi dua kali, yakni pada Seni (5/9/2022) dan Selasa (6/9/2022).
"Kejadiannya itu dua kali tanggal 5 dan 6 September jadi saya pergi karena sakit gigiku dan dokter tersebut sebelum melakukan pemeriksaan pegang perut," kata perempuan yang tak ingin disebutkan namanya kepad Telisik.id-jaringan Suara.com.
Kepada awak media, perempuan berusia 30 tahun itu menceritakan peristiwa yang dialaminya. Kejadian bermula saat ia merasakan sakit gigi dan memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi.
Baca Juga:Viral Dugaan Pelecehan Seksual oleh Penumpang Angkot di Malang, Sembunyikan Tangan di Bawah Tas
Saat memeriksa gigi, sang dokter gigi memegang bagian perut korban. Tak hanya itu, dokter gigi tersebut kembali menyentuh bagian dada korban dua kali.
"Setelah bagian perut, dia pegang bagian dada, dua kali dia pegang bagian dada setelah itu saya dorong dan dokter tersebut melontarkan kalimat-kalimat tak senonoh," katanya.
Kemudian, korban disuruh kembali datang pada keesokan harinya. Namun pada kedatangannya kali kedua tersebut, korban malah mendapatkan perlakuan tak senonoh kembali.
"Disuruh katanya besok datang lagi di situ terjadi pelecehan satu kali lagi," ungkapnya.
Lantaran tak terima dengan perlakuan cabul tersebut, ia melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Buton Utara.
Baca Juga:Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual Siswi SMA Dalam Angkot di Medan
"Saya sudah di-BAP (berita acara pemeriksaan) tadi," tuturnya.
Sementara itu, suami korban berinisal I mengungkapkan kegeramannya atas peristiwa pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum dokter gigi.
"Hari pertama saya belum tau, nanti hari kedua dan saya sudah laporkan ke pihak kepolisian pada tanggal 6 September yang lalu dan saya mau agar diproses sesuai hukum yang berlaku," pintanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Buton Utara AKP Laode Sumarno membenarkan laporan dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum dokter gigi.
"Iya benar ada pelaporan, tetapi masih kita klarifikasi kebenarannya," kata Laode Sumarno melalui telepon, Kamis (8/9/2022) malam.