Penyebab Harga Telur di Kota Makassar Tembus Rp60 Ribu Per Rak

Pengusaha kuliner mengeluh

Muhammad Yunus
Senin, 29 Agustus 2022 | 06:40 WIB
Penyebab Harga Telur di Kota Makassar Tembus Rp60 Ribu Per Rak
Pedagang dan pembeli mengeluhkan harga telur yang naik drastis sepekan terakhir di Kota Makassar [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

SuaraSulsel.id - Harga telur ayam terus merangkak naik hingga menembus di angka Rp60 ribuan per rak disinyalir dampak dari kenaikan harga pakan ternak khususnya ayam petelur, di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kalau harga semula itu Rp40 ribuan per rak, sekarang Rp57 ribu sampai Rp60 per rak, naiknya kira-kira 20 persen. Katanya, itu naik gara-gara harga pakan ayam ikut naik," ujar Andika, pedagang pasar Toddopoli Makassar, Minggu 28 Agustus 2022.

Ia mengatakan, sejauh ini suplai telur ayam dari daerah tetap lancar, hanya saja harganya melonjak selama dua pekan terakhir. Meski demikian, pembeli tetap ada hanya saja berkurang dari hari biasanya.

"Penjualan tetap jalan, tapi pembeli tidak banyak, hanya pelanggan tetap saja yang datang. Kita berharap harga telur ayam ras ini segera distabilkan," kata dia.

Baca Juga:Biaya Program Bayi Tabung di Kota Makassar Rp80 Juta, Diklaim Lebih Murah Dari Jakarta

Seorang pedagang telur ayam ras lainnya di Pasar Terong, Amir mengatakan, harga telur ayam sejak dua pekan terakhir dari Rp48 ribuan naik menjadi Rp58 ribu sampai Rp62 ribuan. Sedangkan telur bebek dari semula Rp60 ribu naik menjadi Rp85 ribuan per rak.

"Tergantung besar kecil telurnya. Kalau besar di atas Rp60 ribuan kalau ukuran sedang, kecil di atas Rp50 ribuan. Untuk pasokan tetap ada masuk. Harga telur bebek juga naik di atas Rp80 ribuan," tuturnya.

Dampak bagi UMKM

Di tempat terpisah, seorang pengusaha Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) sektor kuliner Andi Hajrah Murni mengungkapkan, dampak kenaikan harga telur tersebut telah mempengaruhi produksi usahanya.

"Produksi kue bolu mulai kita kurangi karena harga telur naik sejak dua minggu kemarin. Keuntungan juga dipastikan menurun dampak dari kenaikan harga telur," katanya.

Baca Juga:Kilas Balik Persib vs PSM Makassar: David da Silva Cetak Gol Cepat

Ia mengemukakan, selama ini memproduksi kue bolu dengan bahan baku utama telur dan tepung. Untuk satu rak dulunya Rp55 ribu, namun kini naik menjadi Rp60 ribuan. Meski begitu, Hajra tetap mempertahankan kualitas produknya.

"Kualitas kita tetap jaga, tapi tentunya dengan kenaikan harga telur, bentuk dan ukuran kue bolu ini nanti kita menyesuaikan. Keuntungan pasti menurun, tapi saya pikir kenaikan harga telur ini kita anggaplah subsidi silang, sebab biasanya harga telur di pasaran fluktuatif," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini