facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Dikeluarkan Karena Mengaku Non Biner

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 20 Agustus 2022 | 11:37 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Dikeluarkan Karena Mengaku Non Biner
Ilustrasi gender (pexels.com)

Nabil menjawab statusnya adalah non binary (non biner). Bukan perempuan, bukan juga laki-laki.

SuaraSulsel.id - Seorang mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar dikeluarkan dari ruangan saat pengenalan kampus. Videonya viral di media sosial sejak Jumat, 19 Agustus 2022. 

Dalam video yang beredar itu terlihat seorang mahasiswa memakai almamater dan kaca mata diminta untuk maju ke depan. Sementara di depan ada Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unhas, Muhammad Hasrul dan salah satu dosen perempuan yang sedang memberikan pengarahan.

Mahasiswa yang belakangan diketahui bernama NA itu mengaku kegerahan di ruangan sehingga mengipas-ngipaskan tangannya. Ia lalu dipanggil ke depan dan ditanya soal status jenis kelaminnya.

NA menjawab statusnya adalah non binary (non biner). Bukan perempuan, bukan juga laki-laki.

Baca Juga: Mengaku Bukan Perempuan Atau Laki-laki, Mahasiswa Ini Diusir Dosen Universitas Hasanuddin

Dua dosen itu terlihat heran. Mereka kemudian kembali meminta penegasan mahasiswa tersebut.

"Kau juga yang pertama dikasih keluar karena Undang-undang tidak ada status laki-laki dan perempuan. Harus ada pilihan. Di KTP mu apa?," tanya dosen perempuan itu.

"Di KTP mu apa? laki-laki, toh? di Kartu mahasiswa laki-laki atau perempuan?," tanya Hasrul.

NA kemudian menjawab, "laki-laki, pak".

Hasrul kembali bertanya ke mahasiswa tersebut. Gender sebenarnya apa?

Baca Juga: Petugas Damkar Bantu Lepas Cincin Lahar Motor Pria Ini, Kondisi Jarinya Bikin Ngilu

"Kau mau sekali jadi perempuan atau laki-laki?," lanjutnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait