"Selanjutnya, mahasiswa semuanya wajib toefl-nya 500 sebelum selesai dan TPA (Tes Potensi Akademik) 590 sebelum selesai. Syarat yang lain ketentuan Dikti, jangan sampai bapak tidak bayar SPP, apalagi semester pertama dan kedua. Saya ingatkan agar tertib membayar," ujar Prof Akmal.
Selain Gubernur Zainal, pejabat pimpinan tinggi pratama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang ikut mengambil program pascasarjana (S3/Doktor) Administrasi Publik di Universitas Hasanuddin antara lain Kepada Dinas Kesehatan Usman, Kepala Biro Pemerintahan Taufik Hidayat, dan Sekretaris DPRD Mohammad Pandi.
Juga Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Ferdy Manurung Tanduklangi, Staf Ahli Bidang Aparatur Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan Syahrullah Mursalin, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Burhan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Edy Suharto, dan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Andi Amriampa. (Antara)
Baca Juga:Jalan Santai IKA Unhas Kumpul 125 Kg Sampah di Kecamatan Ponre Bone