Menunggang Kuda Menari di Majene Diusulkan Sebagai Warisan Budaya Nusantara

Pagelaran Messawe Saeyyang Pattu'du akan menjadi bagian dari Hari Jadi Majene

Muhammad Yunus
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:03 WIB
Menunggang Kuda Menari di Majene Diusulkan Sebagai Warisan Budaya Nusantara
Sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Majene naik bendi atau delman pada pegelaran Messawe Saeyyang Pattu'du di Stadion Prasamya Mandar, Kamis (11/8/2022). [SuaraSulsel.id/ANTARA/HO/Humas Pemkab Majene]

Di sepanjang rute yang dilalui rombongan disambut dengan antusias oleh masyarakat .

Terlebih, banyak kuda "pattudu" atau kuda menari berikut "parrawana" atau pemain rebana memberikan atraksi yang sangat menarik, sehingga mendapatkan aplaus dari masyarakat.

Pada kegiatan itu, Bupati Majene Andi Achmad Syukri menyerahkan ratusan bendera Merah Putih ke kecamatan untuk mendukung pelaksanaan gerakan 10 Juta bendera Merah Putih oleh Kementerian Dalam Negeri. (Antara)

Baca Juga:Sopir Ambulans di Mamuju Tidak Diizinkan Antar Jenazah Nenek, Terpaksa Ditandu 13 Kilo Meter

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini