"Kehadiran negara diharapkan dapat membawa semangat baru serta optimisme baru bagi korban dan keluarganya," ujar Moeldoko.
"Saya juga berharap peluncuran buku ini (The Power of Forgiveness: Memoar Korban Bom JW Marriot), juga menjadi inspirasi kita semua untuk berjuang bersama melawan aksi terorisme," pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Sony Soemarno penulis buku The Power of Forgiveness: Memoar Korban Bom JW Marriot menjelaskan, proses penulisan hingga penerbitan buku memakan waktu panjang, yakni selama 15 tahun.
Buku tersebut, sambung dia, berisi tentang testimoni korban dan mantan pelaku aksi terorisme, serta perjalanan dirinya dalam melakukan program deradikalisasi dari satu lembaga pemasyarakatan ke lembaga lembaga pemasyarakatan lain.
Baca Juga:Moeldoko: Semua Ajaran Agama Menolak Aksi Terorisme
"Semoga buku saya bermanfaat untuk umat. Jangan kita membahas sesuatu yang berbeda, tapi bahaslah sesuatu yang sama," ucap Sony.