Israel Akan Selidiki Peluru yang Tewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Sebuah peluru yang menewaskan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, diserahkan

Muhammad Yunus
Minggu, 03 Juli 2022 | 17:58 WIB
Israel Akan Selidiki Peluru yang Tewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh
Potret Shireen Abu Akleh, Jurnalis Senior Al-Jazeera (Facebook/Shireen Abu Akleh)

"Kalau kami yang membunuhnya, kami akan bertanggung jawab dan menyesalkan apa yang telah terjadi."

Akram Al-Khatib, jaksa penuntut umum untuk Otoritas Palestina, mengatakan penyelidikan itu akan dilangsungkan di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem.

"Kami mendapat jaminan dari koordinator Amerika tersebut bahwa pemeriksaan itu akan dilaksanakan oleh mereka dan bahwa pihak Israel tidak akan mengambil bagian," kata Al-Khatib kepada radio Voice of Palestina.

Al-Khatib juga memperkirakan bahwa hasil penyelidikan sudah akan diketahui pada Minggu.

Baca Juga:Peluru yang Tewaskan Jurnalis Shireen Abu Akleh Diserahkan ke AS untuk Pemeriksaan Forensik

Presiden Biden dijadwalkan melakukan pertemuan secara terpisah dengan para pemimpin Palestina dan Israel pada 13-16 Juli.

Kasus Abu Akleh akan menjadi ujian diplomatik dan dalam negeri bagi Perdana Menteri Yair Lapid, yang baru menjabat.

Wakil Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Yoav Segalovitz mengatakan Lapid sudah terlibat dalam "pengaturan ketibaan dan pemindahan peluru ini".

"Tes balistik akan memakan waktu beberapa hari, bersama beberapa ahli, untuk memastikan bahwa penilaian dilakukan secara ketat," kata Segalovitz kepada Army Radio. (Antara)

Baca Juga:Terpopuler: Umat Muslim Akan Kepung Bandara Jika Israel Datang, Stadion Klub Liga Inggris Jadi Tempat Salat Idul Adha

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini