Rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah Kunjungi Benteng Somba Opu Gowa

Pelajari jalur rempah di Kota Makassar

Muhammad Yunus
Minggu, 05 Juni 2022 | 13:37 WIB
Rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah Kunjungi Benteng Somba Opu Gowa
Rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah saat mempelajari sejarah Sulsel di Benteng Somba Opu, Gowa, Sabtu (4/06/2022) [SuaraSulsel.id/ANTARA]

SuaraSulsel.id - Rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah mengunjungi Benteng Somba Opu di Kelurahan Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu, untuk mempelajari dan memahami sejarah yang ada di Sulawesi Selatan.

Muhibah Budaya merupakan program napak tilas jalur rempah, berlangsung pada 1 Juni hingga 2 Juli 2022 yang berlayar mengunjungi enam titik jalur rempah masa lalu, yaitu Surabaya, Makassar, Baubau-Buton, Ternate-Tidore, Banda, dan Kupang.

Rombongan Muhibah Budaya yang terdiri dari 37 Laskar Rempah, perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia tersebut diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata Sulsel Prof Muh Jufri didampingi Sekretaris Devo Khadafi di Benteng Somba Opu, Gowa.

Rombongan diberikan penjelasan mengenai sejarah dan kejayaan Benteng Somba Opu serta napak tilas jejak perdagangan rempah masa lampau yang terjadi di Makassar.

Baca Juga:Menteri Nadiem Lepas Kapal Muhibah Jalur Rempah Nusantara

Restu Gunawan dari Kementerian Pendidikan yang mendampingi Laskar Rempah menyebut Makassar menjadi salah satu titik jalur rempah yang digunakan sebagai persinggahan kapal TNI AL KRI Dewa Ruci.

"Jadi anak-anak akan mendapatkan asupan tentang aspek kebudayaan, rempah-rempah dan jalur perdagangan," ujar Restu.

Laskar Rempah ini juga disajikan cerita sejarah tentang kebesaran sosok Karaeng Pattingalloang yang lahir pada abad 16, seorang tokoh cendekiawan Kerajaan Gowa-Tallo yang pada masanya memiliki pengetahuan luas akan dunia global dan dijuluki sebagai Bapak Makassar.

Semasa hidup Karaeng Pattingalloang, kerap membuat orang Eropa kagum terhadap kemampuannya, mulai dari kemahirannya dalam berbagai bahasa asing serta kegemarannya mengoleksi benda-benda unik.

Salah satu yang terunik ialah pada Tahun 1644, Karaeng Pattingalloang memesan dua bola dunia, peta dunia besar, serta dua buah teropong. Benda yang ia pesan dari Belanda tersebut sontak membuat kaget dan semakin menarik perhatian ilmuwan Eropa.

Baca Juga:Meski Terbuat dari Bahan Alami, Kesalahan Meracik Obat Herbal Juga Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

"Mudah-mudahan memberi spirit pada adik-adik juga bahwa di Sulsel pada Tahun 1600-an ada tokoh yang luar biasa cerdas. Harapannya, anak-anak dari seluruh Indonesia ini menyampaikan pesan-pesan itu," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Rombongan Muhibah Jalur Rempah juga mengunjungi pameran seni rupa yang berlangsung di Benteng Somba Opu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini