Bentrokan itu melibatkan mahasiswa Fakultas Syariah dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi. Beberapa mahasiswa dan dosen terluka dalam peristiwa memalukan tersebut.
Darussalam mengaku sanksi berat menanti para mahasiswa yang terlibat tawuran. Mereka bisa diskorsing.
"Tentu kita siapkan sanksi bagi mahasiswa yang terbukti terlibat," jelasnya.
Kedua fakultas ini disebut sebagai "musuh bebuyutan" sejak dulu. Penyebabnya juga kadang sepeleh. Hanya karena tersinggung.
Baca Juga:Siapa 5 Mahasiswa yang Menyulut Tawuran di Kampus UIN Alauddin Samata, Dosen dan Mahasiswa Terluka
"Katanya saling tersinggung, tapi kita masih dalami motifnya. Para mahasiswa akan kita panggil," kata Darussalam.
Video Tawuran Viral
Beredar video yang menunjukkan puluhan mahasiswa saling bentrok dengan melempar batu di dalam Kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Selasa (29/3).
Dari video berdurasi 30 detik tersebut terlihat puluhan mahasiswa yang sebagian menggunakan helm menyerang dengan melempar batu ke arah kelompok mahasiswa yang berada di seberang lapangan.
Tak berselang lama, kelompok mahasiswa yang berada diseberang lapangan ikut membalas dengan melempar batu ke arah lawannya.
Baca Juga:Kisah Ramsiah Tasruddin Dosen UIN Alauddin Berjuang Hadapi Ancaman Jeratan UU ITE di Polres Gowa
Dari informasi yang dihimpun, puluhan mahasiswa yang saling bentrok tersebut berasal dari Fakultas Syariah dan Hukum dan Fakultas Sains dan Teknologi.