Viral Bidan di Kabupaten Bone Nekat Menerjang Banjir Untuk Selamatkan Warga Mau Melahirkan

Kisah Mega Armini, bidan di Desa Bontojai Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, menggugah hati banyak orang

Muhammad Yunus
Sabtu, 19 Maret 2022 | 17:13 WIB
Viral Bidan di Kabupaten Bone Nekat Menerjang Banjir Untuk Selamatkan Warga Mau Melahirkan
Mega Armini, bidan di Desa Bontojai Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone harus melintasi sungai yang airnya deras untuk menolong ibu hamil [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Kisah Mega Armini, bidan di Desa Bontojai Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, menggugah hati banyak orang. Ia rela menerjang banjir bandang demi membantu ibu hamil yang hendak melahirkan.

Perjuangannya bertaruh nyawa diunggah Mega di akun facebooknya. Dalam video itu, Mega melintasi sungai berarus deras.

Banjir menyebabkan air sungai naik setinggi paha orang dewasa. Ibu satu anak itu dibantu oleh tiga bocah untuk menyeberang agar tidak terbawa arus.

"Semua demi tugas dan tanggung jawab. Sebenarnya takut juga karena arus deras," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 19 Maret 2022.

Baca Juga:Jenazah Bidan Sweetha dan Anaknya yang Dibunuh Sang Pacar Rencana Akan Dimakamkan di Minggir

Mega mengaku video itu diambil pada Jumat, 17 Maret 2022. Saat itu ada ibu hamil yang menelpon hendak melahirkan.

Namun karena kondisi jalanan yang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan bermotor, ia terpaksa jalan kaki. Ia memilih untuk menerjang banjir walau berarus deras.

"Banjirnya tinggi sekali sehingga rawan kalau dipaksa pakai motor. Licin juga karena kondisi jalannya," tambahnya.

Ia mengaku ini bukanlah kejadian yang pertama kalinya. Sebelumnya, Mega pernah ditelpon jam 1 malam karena ada ibu hamil yang hendak melahirkan.

Sementara untuk sampai ke rumah pasien butuh waktu hampir satu jam. Pernah pula ada pasien yang terpaksa ditandu menggunakan sarung demi mendapatkan pengobatan di puskesmas.

Baca Juga:Keluarga Bidan Sweetha Berharap Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

"Beruntungnya sekarang karena sudah ada jaringan masuk. Jadi kalau ada pasien cukup mereka telpon, saya yang datangi," tambahnya.

Mega sendiri sudah mengabdi sebagai bidan desa selama 10 tahun. Ia berharap setidaknya ada perhatian pemerintah untuk fasilitas kesehatan di desa tempatnya bertugas.

Sebab jarak puskesmas di desa tersebut sangat jauh. Puskesmas itu satu-satunya fasilitas kesehatan yang bisa diakses masyarakat, tetapi butuh waktu dua jam perjalanan.

"Itu sudah tugas dan tanggung jawab saya sebagai bidan. Saya tidak bisa menolak jika ada yang minta tolong," tukasnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini