Anggota Brimob Meninggal Dunia dan Satu Tentara Terluka Ditembak Anggota Satgas Masohi

Pelaku saat ini berada di RSUD Masohi untuk diperiksa kesehatan kejiwaan

Muhammad Yunus
Rabu, 16 Maret 2022 | 16:05 WIB
Anggota Brimob Meninggal Dunia dan Satu Tentara Terluka Ditembak Anggota Satgas Masohi
Ilustrasi: Brimob Polda Kaltim membersihkan mortir diduga sisa perang dunia. (Inibalikpapan.com)

SuaraSulsel.id - Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura Kolonel ARH Adi P Fajar membenarkan telah terjadi penembakan dari salah satu anggota Satgas Masohi. Sehingga satu Anggota TNI AD terluka dan satu polisi meninggal dunia.

"Pelaku saat ini berada di RSUD Masohi untuk diperiksa kesehatan kejiwaan, karena diduga dia depresi akut," Kata Fajar, Rabu 16 Maret 2022.

Oknum tentara itu, Prajurit Satu Riyan, menembaki satu rekannya sesama anggota Batalion Artileri Pertahanan Udara 11/WBY, Prajurit Dua Raju, dan menewaskan satu anggota Satuan Brimobdam Batalion B Brimob Polda Maluku, Bhayangkara Kepala Pery, yang sedang bertugas di Amahai, Maluku Tengah.

Fajar menyampaikan, saat ini Raju yang terluka dalam kondisi kritis dan sudah berada di IGD RSUD Masohi, dan anggota Brimob Polda Maluku yang meninggal dunia masih di kamar jenazah RSUD Masohi.

Baca Juga:Kronologis Tentara Tembak Prajurit TNI dan Brimob di Maluku Tengah, Lengkap dengan Identitas Korban dan Pelaku

“Pimpinan, dalam hal ini panglima Kodam XVI/Pattimura, dan kepala Polda Maluku, sudah berkoordinasi dan turut berduka-cita atas Meninggalnya salah satu anggota brimob Polda Maluku, dan kami berharap ke depan hal seperti ini bisa dihindari, dan tidak terjadi lagi,” katanya.

Ia mengungkapkan, anggota TNI AD yang luka tembak tepat di dada sebelah kanan dan jempol kaki sebelah kanan dan kiri luka lecet. Sementara anggota Brimbob luka tembak di bagian bawah dada sebelah kiri dan meninggal dunia di TKP.

Saat ditanyai mengenai kronologi kejadian yang selengkapnya, kata dia, masih didalami karena masih ada simpang siur.

Ke depan, lanjutnya, kalau sudah jelas akan disampaikan. “Saat ini tentu saja kejadian ini masih dalam proses pendalaman dan proses secara hukum sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi M Roem Ohoirat, juga turut prihatin atas kejadian yang terjadi.

Baca Juga:Kapolri Minta Korps Brimob Jadi Teladan Kedisiplinan Nasional Bagi Seluruh Anggota Polri

“Sebagaimana apa yang telah disampaikan kepala Pendam, bahwa kejadian semalam tidak ada yang menginginkan untuk terjadi. Tentunya kasus ini sudah diserahkan untuk ditangani secara tuntas untuk diproses secara hukum. Kasus ini tanpa ada kesengajaan,” kata dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini