Konsumsi Beras Warga Parigi Moutong Lebih 56 Ribu Ton Per Tahun

Konsumsi pangan berdasarkan perhitungan per kapita khususnya komoditas beras

Muhammad Yunus
Selasa, 15 Maret 2022 | 15:30 WIB
Konsumsi Beras Warga Parigi Moutong Lebih 56 Ribu Ton Per Tahun
Ilustrasi cadangan beras. [Istimewa]

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menyebutkan konsumsi pangan berdasarkan perhitungan per kapita khususnya komoditas beras oleh masyarakat setempat mencapai 56.702 ton per tahun dari jumlah penduduk 440.015 jiwa.

"Produksi beras kabupaten ini lebih dari cukup untuk konsumsi lokal berdasarkan perhitungan Neraca Bahan Makanan Ketersediaan (NBM Ketersediaan) tahun 2021 jumlah produksi beras mencapai 149.520 ton," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Sitti Wahyuni Norman yang ditemui di Parigi, Selasa 15 Maret 2022.

Ia menjelaskan, ketersediaan pangan kabupaten itu selalu terpenuhi setiap tahun, seiring dengan produktivitas petani dalam menanam padi.

Data Dinas Ketahanan Pangan menyatakan beras yang dihasilkan petani setempat juga mengalami surplus sebanyak 102.846 ton, sehingga tidak jarang pelaku usaha memasarkan komoditas tersebut hingga ke luar daerah dengan sasaran pasar Manado, Sulawesi Utara, Gorontalo hingga Kalimantan Timur.

Selain surplus, pemerintah setempat juga telah menyiapkan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 28,608 ton untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat akibat dampak bencana alam dan sebagainya.

"Tahun ini kami meminta menambah anggaran untuk kepentingan penambahan CBP sekitar 20 ton. Secara garis besar ketersediaan pangan khususnya komoditas padi melimpah. Bahkan Parigi Moutong daerah andalan penyangga ketahanan pangan Sulteng, di susul Kabupaten Banggai," ujar Wahyuni.

Selain beras, Parigi Moutong juga memiliki komoditas jagung dengan jumlah produksi cukup besar yakni 588 ribu ton per tahun dengan produktivitas 40,36 kwintal per hektare dari luas tanam 14.575 hektare.

Ia menambahkan, untuk menciptakan ketahanan pangan yang ideal, pemerintah setempat juga mendorong keanekaragaman pangan sebagai upaya mengantisipasi kerawanan pangan.

Dari penganekaragaman bahan pangan tersebut, Parigi Moutong telah memproduksi sejumlah komoditas di luar sub sektor tanaman pangan sebagai komoditas unggulan (padi dan jagung).

"Upaya penganekaragaman pangan, tentunya kami berkolaborasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) setempat termasuk pemangku kepentingan dalam rangka mendorong petani meningkatkan produksi," kata Wahyuni. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini