Penyebab Biduran di Malam Hari, dari Alergi hingga Suhu Dingin

Apakah badan Anda pernah muncul bentol berwarna kemerahan dan disertai rasa gatal? Jika pernah, bisa jadi keluhan itu disebabkan oleh biduran atau urtikaria.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 02 Maret 2022 | 13:05 WIB
Penyebab Biduran di Malam Hari, dari Alergi hingga Suhu Dingin
Ilustrasi kulit iritasi pada bayi (Elements Envato)

Alergi akibat reaksi alergi ini umumnya digolongkan dalam jenis biduran fisik atau physical urticarial. Biduran ini disebabkan oleh stimulasi fisik langsung terhadap kulit, seperti alergi pada suhu udara yang terlalu dingin maupun terlalu panas.

Bisa juga alergi karena udara yang kotor, debu, atau air kotor yang mengenai kulit. Biasanya biduran terjadi tepat ketika kulit terstimulasi. Kebanyakan biduran muncul dalam satu jam setelah terpapar.

4.       Akibat Sengatan Serangga

Gigitan atau sengatan serangga kadang menimbulkan rasa gatal, perih, bahkan memicu biduran. Hal itu seperti terkena bulu dari ulat bulu, sengatan semut merah, dan masih banyak lagi. Biduran jenis ini juga tergolong dalam biduran akut atau acute urticarial.

Baca Juga:8 Tips Waxing Ketiak, Biar Hasilnya Lebih Optimal dan Tidak Mengalami Iritasi Kulit

Biduran ini dapat bertahan lama apabila mendapat penanganan yang kurang tepat.

Sebelum beranjak tidur, kita harus memeriksa keadaan di sekitar tempat tidur untuk mengurangi resiko adanya serangga pengganggu. Selain itu, menjaga kebersihan diri menjadi solusi yang mudah untuk diterapkan.

5.       Akibat Suhu Dingin

Di dunia medis, penyebab biduran di malam hari dapat berkaitan dengan cold urticaria (urtikaria dingin). Biduran jenis ini disebabkan paparan suhu dingin, biasanya bermanifestasi dengan bilur yang berukuran antara 0,25 sampai 2,5 sentimeter.

Bilur ini berwarna agak kemerahan dan terasa gatal. Pada beberapa kasus, cold urticaria bisa menyebabkan pingsan pada pengidapnya bila area kulit yang terdampak amat luas.

Baca Juga:4 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah, Diyakini Bisa Mengatasi Iritasi Kulit

Ada studi menarik mengenai cold urticaria yang bisa kita simak. Studinya yang dipublikasikan BioMed Central tersebut berjudul “Review of cold-induced urticaria characteristics, diagnosis and management in a Western Canadian allergy practice”.

Menurut studi tersebut, urtikaria yang diinduksi oleh suhu atau cuaca dingin adalah penyakit kompleks dengan tumpang tindih yang signifikan dengan urtikaria kronis lainnya. Kondisi ini juga bisa dipicu oleh penyakit alergi lainnya.

Itulah sejumlah penyebab biduran di malam hari. Semoga artikel ini dapat menjadi panduan Anda untuk mengatasi problem kesehatan tersebut.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini