Wakil Bupati Lombok Tengah: Masyarakat Senang Ketika Ada Suara Azan di Masjid

Volume suara azan dan salawat dari pengeras suara di masjid tidak pernah dipersoalkan

Muhammad Yunus
Jum'at, 25 Februari 2022 | 14:32 WIB
Wakil Bupati Lombok Tengah: Masyarakat Senang Ketika Ada Suara Azan di Masjid
Ilustrasi azan. [June Andrei George/Unsplash]

Salah satu petugas Masjid Agung Praya, Ridwan menyayangkan penyataan Menteri Agama karena mencontoh suara adzan itu seperti suara yang saat ini dipersoalkan oleh masyarakat Muslim.

"Itu sangat terlalu, seharusnya tidak perlu dicontohkan, karena suara aszan bagi umat Islam sangatlah penting sebagai penanda waktu shalat lima waktu, baik Subuh, Zhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya," katanya.

Suara adzan besar saja, kata dia, tidak banyak yang datang ke masjid, apalagi mau dikecilkan atau dibatasi. "Siapa yang bangunkan warga Shalat Subuh," kata Syukur salah satu warga Lombok Tengah.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas yang membandingkan suara adzan dengan suara gonggongan anjing dan menuai kecaman dari berbagai kalangan Umat Islam. Video pernyataan YCQ tersebut viral dan beredar luas di kalangan masyarakat. (Antara)

Baca Juga:Soal Polemik Analogi Azan Dengan Gonggongan Anjing, DPR: Sebaiknya Pak Menag Yaqut Gagah Tampil Minta Maaf

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini