facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Jenazah Terakhir Korban Bentrokan di Tempat Karaoke DoubleO Diterbangkan ke Surabaya

Muhammad Yunus Jum'at, 25 Februari 2022 | 07:35 WIB

Dua Jenazah Terakhir Korban Bentrokan di Tempat Karaoke DoubleO Diterbangkan ke Surabaya
Empat jenazah korban aksi pembakaran tempat karaoke. Saat bentrok berdarah dua kelompok warga di Kota Sorong, Provinsi Papua, dipulangkan ke daerah masing-masing [SuaraSulsel.id/Antara]

Bentrok berdarah dua kelompok warga di Kota Sorong, Provinsi Papua

SuaraSulsel.id - Dua jenazah korban pembakaran karaoke dalam bentrok berdarah dua kelompok warga di Kota Sorong, Provinsi Papua, pada 25 Januari 2022, diterbangkan ke kampung halamannya, Kamis 25 Februari 2022.

Jenazah korban pembakaran karaoke Doubel0 yang diterbangkan dari Sorong ke daerah asalnya adalah Desra Wahyudi Achiruluis jenis kelamin laki-laki dan Christian Wahyu Rianto jenis kelamin laki-laki.

Untuk jenazah Desra Wahyudi Achiruluis diterbangkan dari Bandara Domine Eduard Osok Sorong menggunakan pesawat Lion Air tujuan Surabaya melalui Jakarta.

Kemudian jenazah Christian Wahyu Rianto diterbangkan dari Bandara Domine Eduard Osok Sorong menggunakan pesawat Lion Air tujuan Surabaya melalui Makassar.

Baca Juga: Viral Kisah Petugas Damkar Cium Bau Wangi Saat Evakuasi Jenazah Santri, Warganet: Anak-Anak Penghuni Surga

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi saat dikonfirmasi di Manokwari, membenarkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi jenazah Desra Wahyudi Achiruluis dan Christian Wahyu Rianto yang menjadi korban pembakaran karaoke Doubel0 dalam bentrok berdarah di kota Sorong.

Kedua jenazah tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke daerah asalnya guna dimakamkan secara baik.

Menurut dia, dua jenazah tersebut adalah jenazah terakhir dari 17 orang yang meninggal dunia akibat peristiwa bentrok berdarah Kota Sorong yang berhasil terindentifikasi.

"Kami sudah berhasil mengidentifikasi 17 jenazah korban pembakaran karaoke Doubel0 selama satu bulan kerja," ujarnya

Ditambahkan bahwa jenazah Desra Wahyudi Achiruluis dan Christian Wahyu Rianto adalah jenazah terakhir karena kedua jenazah korban tersebut mengalami luka bakar yang berat sehingga dilakukan pemeriksaan DNA. (Antara)

Baca Juga: Kakek Sebatang Kara di Banyuwangi Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya, Tak Ada Orang Tahu

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait