Biasanya, wanita yang memiliki lebih dari satu janin dalam rahimnya sering mengalami peningkatan morning sickness. Mereka merasa mual dan muntah yang lebih lama sampai tibanya kehamilan mereka.
Morning sickness yang berlangsung setelah minggu ke-14 atau melewati waktu trimester awal, bisa mengindikasikan bahwa seorang wanita hamil sedang mengandung anak kembar.
3. Gerakan janin terjadi lebih awal
Gerakan janin dalam kandungan biasa terjadi setelah 18 minggu. Memang, pergerakan bayi dalam rahim yang terjadi sebelum melewati 18 minggu tidak selalu mengindikasikan adanya bayi kembar.
Baca Juga:Tidak Hanya untuk Ibu Hamil, Asam Folat juga Penting Bagi Kesehatan Tubuh Pria
Namun, saat seorang wanita hamil anak kembar, maka kecenderungan umum yang terjadi adalah munculnya pergerakan janin lebih awal. Hal ini mulai terasa setelah trimester kedua.
4. Detak jantung janin
Dokter kandungan mendengar detak jantung janin lewat alat doppler janin. Hal ini bisa dilakukan pada minggu ke 8 sampai 10. Bila seorang wanita sedang hamil anak kembar, maka akan terdengar detak jantung kedua.
Untuk memastikan bahwa detak jantung kedua tersebut adalah anak kembar, maka dokter kandungan akan menjadwalkan pemeriksaan USG agar mendapatkan kejelasan yang lebih baik.
5. Melakukan pemeriksaan USG
Baca Juga:Perkara Sakit Tenggorokan, Deddy Corbuzier Duga Wika Salim Hamil
Dokter kandungan akan menjadwalkan pemeriksaan USG bagi wanita hamil pada minggu ke 6 dan 10. Tujuannya untuk memeriksa kesehatan kandungan dari wanita hamil.